Showing posts with label hungaria. Show all posts
Showing posts with label hungaria. Show all posts

Monday, June 27, 2016

Pertandingan Babak 16 Besar: Hungaria vs Belgia

Senin, 27 Juni, 2016

Hungaria 0 – 4 Belgia
Toby Alderweireld 10’, Michy Batshuayi 78’, Eden Hazard 80’, Yannick Carrasco 91’

Hungaria: Király; Guzmics, Juhász (Böde, 80), Kádár, Lang, Pintér (Nikolić, 75); Nagy, Lovrencsics ; Gera (Elek, 45), Szalai, Dzsudzsák
Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Meunier; De Bruyne, Witsel, Nainggolan, Hazard (Fellaini, 81’); Romelu Lukaku (Batshuayi, 76’), Mertens (Carrasco, 70’)

Setelah rentetan pertandingan yang alot dan penuh drama pada pertandingan-pertandingan di hari pertama babak 16 besar, ketiga pertandingan di hari ke dua menampilkan kemenangan demi kemenangan mutlak. Setelah Prancis menang 2 – 1 atas Irlandia dan Jerman membantai Slowakia 3 – 0, giliran Belgia yang menundukkan lawannya tanpa ampun.

Gol pertama bagi Belgia dicetak pada menit ke-10 melalui sundulan Toby Alderweireld menyambut umpan Kevin De Bruyne. Setelah terjadinya gol pertama, pertandingan berjalan tanpa gol sampai akhir babak pertama.

Sejak di babak pertama sampai pertengahan babak ke dua, kedua tim memiliki penguasaan bola yang tidak jauh berbeda. Bahkan Hungaria sebenarnya sedikit lebih menguasai bola. Namun tidak ada peluang yang membuahkan gol sampai pertengahan babak ke dua. Sampai 20 menit pertama babak ke dua, masih terlihat seolah pertandingan akan berakhir dengan skor 1 - 0, atau malah Hungaria bisa menyusul menjadi 1 - 1.

Namun, di menit ke-76, Marc Wilmots memasukkan Michy Batshuayi menggantikan Romelu Lukaku. Masuknya Batshuayi itu kembali menghidupkan serangan Belgia. Di menit ke-78, gol Batshuayi menambah keunggulan Belgia menjadi 2 - 0.

Gol itu mengawali pembantaian atas Hungaria. Hanya berselang 2 menit kemudian, Belgia kembali menambah keunggulannya melalui gol Eden Hazard. Sepertinya ketinggalan tiga gol membuat Hungaria patah semangat. Menjelang pertandingan berakhir, Yannick Carrasco, yang masuk di pertengahan babak ke dua menggantikan Dries Mertens, melengkapi keunggulan Belgia menjadi 4 - 0.

Kemenangan 4 – 0 ini melempar Belgia ke peringkat satu dalam daftar tim pencetak gol terbanyak, dengan 8 gol, dan juga melempar Hungaria ke daftar paling banyak kebobolan, juga dengan 8 gol.

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), Antoine Griezmann (Prancis)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia), Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria), Jakub Blaszczykowski (Polandia), Robbie Brady (Irlandia), Mario Gomez (Jerman)
1 – Olivier Giroud (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi, Xherdan Shaqiri (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Jerome Boateng, Julian Draxler (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan, Toby Alderweireld, Michy Batshuayi, Eden Hazard, Yannick Carrasco (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria), Ricardo Quaresma (Portugal)

Daftar negara pencetak gol:
8 – Belgia
7 – Wales
6 – Hungaria, Prancis, Jerman
5 – Kroasia, Spanyol, Portugal
4 – Islandia
3 – Inggris, Slowakia, Italia, Polandia, Swiss, Irlandia
2 – Rumania, Russia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman
1 – Italia, Polandia
2 – Inggris, Spanyol, Belgia, Swiss, Prancis
3 – Albania, Wales, Islandia, Swedia, Irlandia Utara
4 – Rumania, Turki, Portugal, Austria, Kroasia
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia, Irlandia, Slowakia

8 – Hungaria

Sunday, June 26, 2016

Babak 16 Besar: Hungaria vs Belgia

Senin, 27 Juni, 2016

Juara Grup F, Hungaria, akan berhadapan dengan runners-up Grup E, Belgia.

Hungaria menjadi juara grup karena perbedaan selisih dan jumlah gol dengan runners-up Grup F, Islandia. Keduanya sama-sama tidak pernah kalah, main imbang saat saling berhadapan, sama-sama menahan imbang Portugal, dan sama-sama mengalahkan Austria. Baik Hungaria maupun Islandia sama-sama lolos dengan perolehan 5 poin.

Sementara, Belgia menjadi runners-up Grup E, juga dengan perolehan poin yang sama dengan juara grup, Italia, yaitu 6 poin. Belgia menjadi runners-up karena kalah saat berhadapan dengan Italia. Namun mereka hanya kalah dari Italia. Mereka tampil sangat meyakinkan saat menghadapi Irlandia maupun Swedia.

Belgia memiliki lebih banyak pemain bintang, dan sudah membuktikan timnya mampu lolos dari grup neraka. Sejauh ini Belgia telah mencetak 4 gol dan baru kebobolan 2 gol. Hungaria sudah kebobolan 4 gol. Tiga di antaranya mereka terima di pertandingan melawan Portugal. Namun, jumlah gol mereka pun lebih banyak dari Belgia, yaitu 6 gol, tiga di antaranya mereka cetak ke gawang Portugal.

Hungaria memang tampil sangat memukau saat berhadapan dengan Portugal. Kalau mereka mampu konsisten mempertahankan kualitas permainan yang sama, kemungkinan besar mereka bisa mengalahkan Belgia. Balazs Dzsudzsak akan menjadi pemain yang wajib diwaspadai barisan belakang Belgia.

HUNGARIA:
Pelatih: Bernd Storck

Penjaga gawang:
Gábor Király (1), 40 tahun, klub: Haladás
Dénes Dibusz (12), 25 tahun, klub: Ferencváros
Péter Gulácsi (22), 26 tahun, klub: Leipzig

Belakang:
Ádám Lang (2), 23 tahun, klub: Videoton
Mihály Korhut (3), 27 tahun, klub: Debrecen
Tamás Kádár (4), 26 tahun, klub: Lech
Attila Fiola (5), 26 tahun, klub: Puskás Akadémia
Ádám Pintér (16), 28 tahun, klub: Ferencváros
Richárd Guzmics (20), 29 tahun, klub: Wisła
Barnabás Bese (21), 22 tahun, klub: MTK
Roland Juhász (23), 33 tahun, klub: Videoton

Tengah:
Ákos Elek (6), 27 tahun, klub: Diósgyőr
László Kleinheisler (15), 22 tahun, klub: Werder Bremen
Gergő Lovrencsics (14), 27 tahun, klub: Lech
Ádám Nagy (8), 21 tahun, klub: Ferencváros
Zoltán Stieber (18), 27 tahun, klub: Nürnberg

Depan:
Dániel Böde (13), 29 tahun, klub: Ferencváros
Balázs Dzsudzsák (7), 29 tahun, klub: Bursaspor
Zoltán Gera (10), 37 tahun, klub: Ferencváros
Krisztián Németh (11), 27 tahun, klub: Al-Gharafa
Nemanja Nikolić (17), 28 tahun, klub: Legia
Tamás Priskin (19), 29 tahun, klub: Slovan Bratislava
Ádám Szalai (9), 28 tahun, klub: Hannover

:
BELGIA
Pelatih: Marc Wilmots

Penjaga gawang:
Thibaut Courtois (1), 24 tahun, klub: Chelsea
Simon Mignolet (12), 27 tahun, klub: Liverpool
Jean-François Gillet (13), 37 tahun, klub: Mechelen

Belakang:
Toby Alderweireld (2), 27 tahun, klub: Tottenham
Thomas Vermaelen (3), 30 tahun, klub: Barcelona
Jan Vertonghen (5), 29 tahun, klub: Tottenham
Jason Denayer (15), 21 tahun, klub: Galatasaray
Thomas Meunier (16), 24 tahun, klub: Club Brugge
Christian Kabasele (18), 25 tahun, klub: Genk
Jordan Lukaku (21), 21 tahun, klub: Oostende
Laurent Ciman (23), 30 tahun, klub: Montreal

Tengah:
Radja Nainggolan (4), 28 tahun, klub: Roma
Axel Witsel (6), 27 tahun, klub: Zenit
Kevin De Bruyne (7), 25 tahun, klub: Manchester City
Marouane Fellaini (8), 28 tahun, klub: Manchester United
Eden Hazard (10), 25 tahun, klub: Chelsea
Yannick Carrasco (11), 22 tahun, klub: Atlético Madrid
Mousa Dembélé (19), 28 tahun, klub: Tottenham

Depan:
Romelu Lukaku (9), 23 tahun, klub: Everton
Dries Mertens (14), 29 tahun, klub: Napoli
Divock Origi (17), 21 tahun, klub: Liverpool
Christian Benteke (20), 25 tahun, klub: Liverpool
Michy Batshuayi (22), 22 tahun, klub: Marseille

Wednesday, June 22, 2016

Hasil Pertandingan-pertandingan Penentuan di Grup F

Kamis, 23 Juni, 2016


Hungaria 3 - 3 Portugal
Zoltan Gera 19', Balazs Dzsudzsak 47', 55' - Nani 42', Cristiano Ronaldo 50', 62'

Hungaria: Kiraly; Korhut, Juhasz, Guzmics, Lang; Lovrencsics (Stieber, 83'), Pinter, Elek, Gera (Bese, 45'), Dzsudzsak; Szalai (Nemeth, 70')
Portugal: Patricio; Pepe, carvalho, Eliseu, Vieirinha; William,  Ronaldo, Moutinho (Sanches, 45'), Mario, Eder, Gomes (Quaresma, 61'); Nani (Danilo, 81')

Pertemuan Hungaria dengan Portugal di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup F berlangsung dengan sangat menarik dan dipenuhi gol cantik. Kedua tim saling menyerang dan menyajikan permainan yang sungguh enak ditonton.

Portugal membutuhkan hasil imbang untuk setidaknya lolos sebagai posisi tiga. Hungaria yang sudah pasti lolos ke babak 16 besar, masih bermain ngotot karena tidak sudi tergeser dari posisi juara Grup F.

Hungaria unggul lebih dulu di menit ke-19 melalui gol Zoltan Gera. Setelah terjadi kemelut di depan gawang Portugal, bola muntahan disambut Gera dengan tendangan jarak jauh yang sukses menyarangkan bola di gawang Rui Patricio.

Gol  Gera, hasil tendangan jarak jauh di luar kotak penalty

Babak pertama hampir saja berakhir dengan keunggulan Hungaria 1 - 0. Namun, di menit ke-42, Portugal berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Nani. Skor 1 - 1 mengakhiri babak pertama.

Nani menyamakan kedudukan di akhir babak pertama

Di awal babak ke dua, Hungaria kembali unggul melalui gol Balazs Dzsudzsak di menit ke-47.

Balazs Dzsudzsak, pencetak dua gol bagi Hungaria

Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Di menit ke-50, Ronaldo segera membalas gol dari Dzsudzsak tersebut.

Akhirnya Ronaldo menunjukkan kualitasnya sebagai bintang Eropa

Di menit ke-55, giliran Dzsudzsak yang membalas gol Ronaldo dengan gol ke duanya, sehingga sekali lagi Hungaria mengungguli Portugal. Gol ke dua Dzsudzsak tersebut sempat membuat Ronaldo frustrasi. Ronaldo tertangkap kamera sedang memaki, tak lama setelah terjadinya gol ke tiga Hungaria itu.

Namun, saling membalas gol antara Dzsudzsak dengan Ronaldo masih dilanjutkan dengan gol ke dua Ronaldo di menit ke-62, sehingga kedudukan kembali imbang 3 - 3. Hasil ini otomatis menyingkirkan Albania dari Piala Eropa 2016. Sementara Turki masih punya sedikit harapan dari hasil Grup E nanti.

:

Islandia 2 - 1 Austria
Jon Dadi Bodvarsson 18', Arnor Traustason 94' - Alessandro Schopf 60'

Islandia: Halldórsson; Sigurdsson, Árnason, Skúlason, Saevarsson; Sigurdsson, Gunnarsson, Birkir Bjarnason, Gudmundsson (Ingason, 86'); Bodvarsson (Elmar Bjarnason, 71'), Sigthorsson (Traustason, 80')
Austria: Almer; Dragovic, Hinteregger, Prödl (Janko, 45'), Fuchs; Klein, Ilsanker (Schöpf, 45'), Baumgartlinger, Arnautovic; Sabitzer, Alaba

Di pertandingan lainnya, Islandia berhasil mengamankan posisinya sebagai runners-up Grup F, setelah sukses mengalahkan Austria dengan skor 2 - 1.

Islandia unggul lebih dulu melalui gol Jon Dadi Bodvarsson di menit ke-18. Gol itu membuat Islandia unggul 1 - 0 sampai akhir babak pertama.

Jon Dadi Bodvarsson, pencetak gol bagi Islandia di babak pertama

Di babak ke-2, Austria berhasil menyamakan kedudukan melalui gol perdananya selama Piala Eropa 2016, yang dicetak oleh Alessandro Schopf di menit ke-60. Gol ini membuat Austria meninggalkan Ukraina sendirian dalam daftar tim yang tidak mencetak satu gol pun sepanjang Piala Eropa 2016.

Alessandro Schopf, satu-satunya pencetak gol bagi Austria di Piala Eropa 2016

Memasuki babak injury time, kedudukan masih imbang 1 - 1. Namun, pada menit terakhir, akhirnya Islandia berhasil mencetak gol melalui Arnor Traustason. Arnor Traustason, yang masuk di menit ke-80, menggantikan Kolbeinn Sigthorsson terbukti ampuh menajamkan serangan Islandia.

Gol Arnor Traustason mengamankan posisi Islandia sebagai runners-up Grup F

Pertandingan berakhir dengan skor 2 - 1 bagi keunggulan Islandia. Hasil ini mengamankan Islandia di posisi runners-up Grup F, sekaligus menyingkirkan Austria dari Piala Eropa 2016.

Ironisnya, sepanjang pertandingan, sebenarnya Austria jauh lebih menguasai permainan, dengan penguasaan bola sebesar 63%. Namun apa daya, serangan-serangan maupun barisan pertahanan Islandia masih lebih efektif.

Klasemen akhir Grup F

Dengan hasil akhir ini, Portugal yang berada di posisi tiga Grup F, bergabung dengan Slowakia dan Irlandia Utara, memastikan diri lolos ke babak 16 besar, sekaligus menyingkirkan Albania dari kandidat 4 terbaik posisi tiga. Sementara bagi Turki, kini harapan mereka tinggal mengalahkan poin posisi tiga dari Grup E yang akan segera bertanding.


Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia) , Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik, Jakub Blaszczykowski (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria)

Saturday, June 18, 2016

Hasil Pertandingan Grup F: Islandia vs Hungaria

Minggu, 19 Juni, 2016

Islandia 1 – 1 Hungaria
Gylfi Sigurdsson (p) 40’ - Birkin Saevarsson (og) 88’

Islandia: Halldorsson; A. Skulason, Arnason, R. Sigurdsson, B. Saevarsson; B. Bjarnason, A. Gunnarsson (Hallfredsson, 66’), G. Sigurdsson, Gudmundsson; Bodvarsson (Finnbogason, 69’), Sigthorsson (Gudjohnsen, 84’)
Hungaria: Kiraly; Kadar, Juhasz (Szalai, 84’), Guzmics, Lang; A. Nagy, Gera, Kleinheisler; Dzsudzsak, Priskin, Stieber

Juara sementara grup F, Hungaria, berhadapan dengan Islandia, yang di pertandingan sebelumnya sukses menahan imbang salah satu tim unggulan Piala Eropa, Portugal.

Selama menit-menit awal babak pertama, Hungaria sempat memonopoli bola. Bahkan, Islandia seolah tidak dibiarkan menyentuh bola. Meski begitu, Hungaria tidak melancarkan serangan yang berbahaya. Justru semakin lama, Islandia mulai semakin mengambil alih permainan dan mulai mengancam gawang Hungaria.
Di menit ke-40, wasit memberikan hadiah penalty tanpa alasan yang jelas pada Islandia. Penalty itu dieksekusi dengan sukses oleh Gylfi Sigurdsson. Islandia unggul 1 – 0.

Islandia sempat unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak Gylfi Sigurdsson melalui titik penalty

Keunggulan 1 – 0 seolah membuat Islandia tampil lebih semangat. Di babak ke dua, mereka bermain semakin agresif. Namun Hungaria pun bermain tidak kalah agresif, walaupun serangan-serangannya banyak yang kurang efektif.
Di menit ke-88, Hungaria malah menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri yang dilakukan oleh Birkir Saevarsson. Akhirnya pertandingan berakhir dengan skor imbang 1 – 1. Hungaria mengamankan posisi mereka untuk lolos ke babak 16 besar.

Gol bunuh diri Birkin Saevarsson menyelamatkan Hungaria dari kekalahan

Daftar pencetak gol:
2 – Dimitri Payet (Prancis), Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), Romelu Lukaku (Belgia)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Perisic, Ivan Rakitic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani (Portugal), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel (Belgia)


Tuesday, June 14, 2016

Hasil-hasil Pertandingan Pertama Grup F

Rabu, 15 Juni, 2016

Hungaria 2 – 0 Austria
Adam Szalai 62’, Zoltan Stieber 87’
Hungaria: Kiraly; Lang, Guzmics, Gera, Kadar; Fiola, Kleinheisler (Stieber, 79’), Nagy; Dzsudzsak, Nemeth (Pinter, 89’), Szalai (Priskin, 69’)
Austria: Almer; Hinteregger, Dragovic (kartu merah, 66’), Fuchs, Klein; Junuzovic (Sabitzer, 60’), Alaba, Baurngartlinger; Janko (Okotie, 65’), Arnautovic, Harnik (Schopf, 78’)
Pertandingan yang sangat menarik terjadi di Grup F saat Hungaria berhadapan dengan Austria. Walaupun di babak pertama bermain imbang tanpa gol, namun sejak menit-menit awal sudah banyak serangan berbahaya yang hampir membuahkan gol baik bagi Hungaria maupun Austria. Setelah bermain imbang di babak pertama, di babak ke dua, serangan-serangan yang dilancarkan Hungaria akhirnya berhasil membuahkan gol yang dicetak oleh Adam Szalai di menit ke-62. Empat menit kemudian, Aleksandar Dragovic harus menerima kartu merah ke duanya, sehingga Austria terpaksa bermain dengan 10 pemain. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Hungaria. Di menit ke-87, Zoltan Stieber, yang baru masuk menggantikan Laszlo Kleinheisler, menambah keunggulan Hungaria menjadi 2 – 0. Sementara Gabor Kiraly, sebagai pemain tertua di kompetisi Piala Eropa, terbukti masih tangguh di bawah mistar gawang, dan berhasil menahan serangan-serangan Austria hingga akhir pertandingan.

Portugal 1 – 1 Islandia
Nani 31’ – Birkir Bjarnason 50’
Portugal: Patricio; Carvalho, Pepe, Danilo, Guerreiro; Vieirinha, Moutinho (Sanches, 71’), Mario (Quaresma, 76’), Gomes (Eder, 84’); Ronaldo, Nani
Islandia: Halldorsson; Arnason, Ragnar Sigurdsson, Skulason, Saevarsson; Gylfi Sigurdsson, Gunnarsson, Birkir Bjarnason; Gudmundsson (Elmar Bjarnason, 90’), Bodvarsson, Sigthorsson (Finnbogason, 81’)
Sementara itu, di pertandingan ke dua di penyisihan Grup F, Portugal yang sangat diunggulkan, dengan keberadaan pemain-pemain bintangnya, gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang 1 – 1 oleh Islandia. Islandia, tanpa diduga, memberikan perlawanan yang sengit pada Cristiano Ronaldo dkk. Di babak pertama, Portugal sudah sempat unggul melalui gol yang dicetak oleh Nani di menit ke-31. Namun, memasuki babak ke-2, Islandia berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-50 melalui gol Birkir Bjarnason. Sementara itu, pemain termahal dunia, Cristiano Ronaldo, berkali-kali gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol.



Daftar pencetak gol:

1 - Olivier Giroud, Dimitri Payet (Prancis), Nicolai Stanciu (Rumania), Fabian Schar (Swiss), Gareth Bale, Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda (Slowakia), Eric Dier (Inggris), Vasili Berezutski (Russia), Luca Modric (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani (Portugal), Birkir Bjarnason (Islandia)