Showing posts with label belgia. Show all posts
Showing posts with label belgia. Show all posts

Monday, June 27, 2016

Pertandingan Babak 16 Besar: Hungaria vs Belgia

Senin, 27 Juni, 2016

Hungaria 0 – 4 Belgia
Toby Alderweireld 10’, Michy Batshuayi 78’, Eden Hazard 80’, Yannick Carrasco 91’

Hungaria: Király; Guzmics, Juhász (Böde, 80), Kádár, Lang, Pintér (Nikolić, 75); Nagy, Lovrencsics ; Gera (Elek, 45), Szalai, Dzsudzsák
Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Meunier; De Bruyne, Witsel, Nainggolan, Hazard (Fellaini, 81’); Romelu Lukaku (Batshuayi, 76’), Mertens (Carrasco, 70’)

Setelah rentetan pertandingan yang alot dan penuh drama pada pertandingan-pertandingan di hari pertama babak 16 besar, ketiga pertandingan di hari ke dua menampilkan kemenangan demi kemenangan mutlak. Setelah Prancis menang 2 – 1 atas Irlandia dan Jerman membantai Slowakia 3 – 0, giliran Belgia yang menundukkan lawannya tanpa ampun.

Gol pertama bagi Belgia dicetak pada menit ke-10 melalui sundulan Toby Alderweireld menyambut umpan Kevin De Bruyne. Setelah terjadinya gol pertama, pertandingan berjalan tanpa gol sampai akhir babak pertama.

Sejak di babak pertama sampai pertengahan babak ke dua, kedua tim memiliki penguasaan bola yang tidak jauh berbeda. Bahkan Hungaria sebenarnya sedikit lebih menguasai bola. Namun tidak ada peluang yang membuahkan gol sampai pertengahan babak ke dua. Sampai 20 menit pertama babak ke dua, masih terlihat seolah pertandingan akan berakhir dengan skor 1 - 0, atau malah Hungaria bisa menyusul menjadi 1 - 1.

Namun, di menit ke-76, Marc Wilmots memasukkan Michy Batshuayi menggantikan Romelu Lukaku. Masuknya Batshuayi itu kembali menghidupkan serangan Belgia. Di menit ke-78, gol Batshuayi menambah keunggulan Belgia menjadi 2 - 0.

Gol itu mengawali pembantaian atas Hungaria. Hanya berselang 2 menit kemudian, Belgia kembali menambah keunggulannya melalui gol Eden Hazard. Sepertinya ketinggalan tiga gol membuat Hungaria patah semangat. Menjelang pertandingan berakhir, Yannick Carrasco, yang masuk di pertengahan babak ke dua menggantikan Dries Mertens, melengkapi keunggulan Belgia menjadi 4 - 0.

Kemenangan 4 – 0 ini melempar Belgia ke peringkat satu dalam daftar tim pencetak gol terbanyak, dengan 8 gol, dan juga melempar Hungaria ke daftar paling banyak kebobolan, juga dengan 8 gol.

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), Antoine Griezmann (Prancis)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia), Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria), Jakub Blaszczykowski (Polandia), Robbie Brady (Irlandia), Mario Gomez (Jerman)
1 – Olivier Giroud (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi, Xherdan Shaqiri (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Jerome Boateng, Julian Draxler (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan, Toby Alderweireld, Michy Batshuayi, Eden Hazard, Yannick Carrasco (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria), Ricardo Quaresma (Portugal)

Daftar negara pencetak gol:
8 – Belgia
7 – Wales
6 – Hungaria, Prancis, Jerman
5 – Kroasia, Spanyol, Portugal
4 – Islandia
3 – Inggris, Slowakia, Italia, Polandia, Swiss, Irlandia
2 – Rumania, Russia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman
1 – Italia, Polandia
2 – Inggris, Spanyol, Belgia, Swiss, Prancis
3 – Albania, Wales, Islandia, Swedia, Irlandia Utara
4 – Rumania, Turki, Portugal, Austria, Kroasia
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia, Irlandia, Slowakia

8 – Hungaria

Sunday, June 26, 2016

Babak 16 Besar: Hungaria vs Belgia

Senin, 27 Juni, 2016

Juara Grup F, Hungaria, akan berhadapan dengan runners-up Grup E, Belgia.

Hungaria menjadi juara grup karena perbedaan selisih dan jumlah gol dengan runners-up Grup F, Islandia. Keduanya sama-sama tidak pernah kalah, main imbang saat saling berhadapan, sama-sama menahan imbang Portugal, dan sama-sama mengalahkan Austria. Baik Hungaria maupun Islandia sama-sama lolos dengan perolehan 5 poin.

Sementara, Belgia menjadi runners-up Grup E, juga dengan perolehan poin yang sama dengan juara grup, Italia, yaitu 6 poin. Belgia menjadi runners-up karena kalah saat berhadapan dengan Italia. Namun mereka hanya kalah dari Italia. Mereka tampil sangat meyakinkan saat menghadapi Irlandia maupun Swedia.

Belgia memiliki lebih banyak pemain bintang, dan sudah membuktikan timnya mampu lolos dari grup neraka. Sejauh ini Belgia telah mencetak 4 gol dan baru kebobolan 2 gol. Hungaria sudah kebobolan 4 gol. Tiga di antaranya mereka terima di pertandingan melawan Portugal. Namun, jumlah gol mereka pun lebih banyak dari Belgia, yaitu 6 gol, tiga di antaranya mereka cetak ke gawang Portugal.

Hungaria memang tampil sangat memukau saat berhadapan dengan Portugal. Kalau mereka mampu konsisten mempertahankan kualitas permainan yang sama, kemungkinan besar mereka bisa mengalahkan Belgia. Balazs Dzsudzsak akan menjadi pemain yang wajib diwaspadai barisan belakang Belgia.

HUNGARIA:
Pelatih: Bernd Storck

Penjaga gawang:
Gábor Király (1), 40 tahun, klub: Haladás
Dénes Dibusz (12), 25 tahun, klub: Ferencváros
Péter Gulácsi (22), 26 tahun, klub: Leipzig

Belakang:
Ádám Lang (2), 23 tahun, klub: Videoton
Mihály Korhut (3), 27 tahun, klub: Debrecen
Tamás Kádár (4), 26 tahun, klub: Lech
Attila Fiola (5), 26 tahun, klub: Puskás Akadémia
Ádám Pintér (16), 28 tahun, klub: Ferencváros
Richárd Guzmics (20), 29 tahun, klub: Wisła
Barnabás Bese (21), 22 tahun, klub: MTK
Roland Juhász (23), 33 tahun, klub: Videoton

Tengah:
Ákos Elek (6), 27 tahun, klub: Diósgyőr
László Kleinheisler (15), 22 tahun, klub: Werder Bremen
Gergő Lovrencsics (14), 27 tahun, klub: Lech
Ádám Nagy (8), 21 tahun, klub: Ferencváros
Zoltán Stieber (18), 27 tahun, klub: Nürnberg

Depan:
Dániel Böde (13), 29 tahun, klub: Ferencváros
Balázs Dzsudzsák (7), 29 tahun, klub: Bursaspor
Zoltán Gera (10), 37 tahun, klub: Ferencváros
Krisztián Németh (11), 27 tahun, klub: Al-Gharafa
Nemanja Nikolić (17), 28 tahun, klub: Legia
Tamás Priskin (19), 29 tahun, klub: Slovan Bratislava
Ádám Szalai (9), 28 tahun, klub: Hannover

:
BELGIA
Pelatih: Marc Wilmots

Penjaga gawang:
Thibaut Courtois (1), 24 tahun, klub: Chelsea
Simon Mignolet (12), 27 tahun, klub: Liverpool
Jean-François Gillet (13), 37 tahun, klub: Mechelen

Belakang:
Toby Alderweireld (2), 27 tahun, klub: Tottenham
Thomas Vermaelen (3), 30 tahun, klub: Barcelona
Jan Vertonghen (5), 29 tahun, klub: Tottenham
Jason Denayer (15), 21 tahun, klub: Galatasaray
Thomas Meunier (16), 24 tahun, klub: Club Brugge
Christian Kabasele (18), 25 tahun, klub: Genk
Jordan Lukaku (21), 21 tahun, klub: Oostende
Laurent Ciman (23), 30 tahun, klub: Montreal

Tengah:
Radja Nainggolan (4), 28 tahun, klub: Roma
Axel Witsel (6), 27 tahun, klub: Zenit
Kevin De Bruyne (7), 25 tahun, klub: Manchester City
Marouane Fellaini (8), 28 tahun, klub: Manchester United
Eden Hazard (10), 25 tahun, klub: Chelsea
Yannick Carrasco (11), 22 tahun, klub: Atlético Madrid
Mousa Dembélé (19), 28 tahun, klub: Tottenham

Depan:
Romelu Lukaku (9), 23 tahun, klub: Everton
Dries Mertens (14), 29 tahun, klub: Napoli
Divock Origi (17), 21 tahun, klub: Liverpool
Christian Benteke (20), 25 tahun, klub: Liverpool
Michy Batshuayi (22), 22 tahun, klub: Marseille

Wednesday, June 22, 2016

Hasil Akhir Babak Penyisihan Grup

Kamis, 23 Juni, 2016

Berakhir sudah babak penyisihan grup Piala Eropa 2016. Grup E menjadi grup terakhir yang menjalankan pertandingan penentu hasil akhir, antara Italia melawan Irlandia, dan Belgia melawan Swedia.

Italia 0 – 1 Irlandia
Robbie Brady 85'

Italia: Sirigu; Bonucci, Ogbonna, Barzagli, Florenzi; Sturaro, Motta, De Sciglio (El Shaarawy, 81'), Bernardeschi (Damian, 60'); Immobile (Insigne, 74'), Zaza
Irlandia: Randolph; Keogh, Duffy, Ward, Coleman; Brady, McCarthy (Hoolahan, 77'), McClean, Hendrick; Long (Quinn, 90'), Murphy (McGeady, 70')

Italia tidak menurunkan pemain-pemain kuncinya saat berhadapan dengan Irlandia di pertandingan terakhir Grup E. Pertandingan ini memang tidak berarti apa-apa bagi Italia. Dua kali mengantungi poin penuh sudah memastikan posisi mereka untuk lolos sebagai juara grup.

Berbeda dengan Irlandia, yang sebelum pertandingan ini, menjadi juru kunci Grup E, dengan perolehan poin yang sama dengan Swedia, namun berbeda selisih gol. Bagi Irlandia, memenangkan pertandingan melawan Italia adalah satu-satunya peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar. Bahkan hasil imbang pun akan melemparkan mereka dari Piala Eropa 2016.

Karena itulah, sepanjang pertandingan Irlandia main ngotot. Namun pemain-pemain muda lapis dua Italia juga tidak kalah ngototnya. Mereka ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka, selagi diberi kesempatan bermain oleh Antonio Conte.

Pertandingan berlangsung sengit antara kedua tim. Namun, sampai menjelang akhir pertandingan, tidak satu gol pun tercipta, baik bagi Italia, maupun Irlandia. Sampai di menit ke-85, sundulan Robbie Brady, menyambut umpan silang Wes Hoolahan, akhirnya membuahkan gol bagi Irlandia. Gol itu merupakan gol tunggal, yang akhirnya mengantarkan Irlandia lolos ke babak 16 besar, sebagai 4 terbaik posisi tiga.

Kebahagiaan sekaligus kelegaan tergambar jelas saat para pemain
Irlandia merayakan gol tunggal mereka ke gawang Italia

:

Swedia 0 – 1 Belgia
Radja Nainggolan 84'

Swedia: Isaksson; Granqvist, Johansson, Olsson, Lindelöf; Kallstrom, Ekdal, Forsberg (Zengin, 82'), Larsson (Durmaz, 63'); Ibrahimovic, Berg (Guidetti, 63')
Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Meunier; De Bruyne, Witsel, Nainggolan, Lukaku (Benteke, 87'); Hazard (Origi, 93'), Carrasco (Mertens, 71')

Pertandingan lainnya, Swedia berhadapan dengan Belgia, berlangsung dengan sangat ketat, karena baik Swedia maupun Belgia sama-sama belum aman. Keduanya masih bisa tersingkir kalau sampai kalah di pertandingan penentuan ini. Kekuatan kedua tim seimbang, bahkan penguasaan bola benar-benar merata.

Sama persis seperti pertandingan Italia melawan Irlandia, babak pertama dalam pertandingan Swedia melawan Belgia ini juga tidak menghasilkan satu gol pun. Lebih miripnya lagi, satu-satunya gol yang terjadi di pertandingan ini, terjadi nyaris bersamaan dengan gol yang dicetak Robbie Brady bagi Irlandia. Gol itu dicetak oleh pemain berdarah Indonesia, Radja Nainggolan. Di menit ke-84, Nainggolan yang menerima umpan dari Eden Hazard, sukses menyarangkan bola di gawang Isaksson. Gol itu membawa Belgia unggul 1 - 0.

Radja Nainggolan, pahlawan penyelamat Belgia

Kedudukan 1 - 0 itu bertahan sampai pertandingan berakhir. Belgia pun merayakan lolosnya mereka ke babak 16 besar sebagai runners-up grup E. Perolehan poin mereka sebenarnya sama-sama 6 dengan Italia. Namun, karena secara head-to-head Belgia kalah, maka Italia lah yang menjadi juara grup.



Dengan hasil ini, tidak saja Belgia dan Irlandia memastikan tim mereka lolos ke babak 16 besar, namun juga menyingkirkan Turki dari kompetisi. Di babak 16 besar, Italia akan berhadapan dengan Spanyol, Belgia akan berhadapan dengan Hungaria, dan Irlandia akan berhadapan dengan Prancis.

Berikut adalah bagan turnamen dari 16 besar sampai ke final:

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia) , Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik, Jakub Blaszczykowski (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan, Robbie Brady (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria)

Daftar negara pencetak gol:
6 – Wales, Hungaria
5 – Kroasia, Spanyol
4 – Prancis, Portugal, Islandia, Belgia
3 – Inggris, Slowakia, Jerman, Italia
2 – Swiss, Rumania, Russia, Polandia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko, Irlandia
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman, Polandia
1 – Prancis, Swiss, Italia
2 – Inggris, Irlandia Utara, Spanyol, Belgia
3 – Albania, Wales, Slowakia, Kroasia, Islandia, Swedia
4 – Rumania, Turki, Irlandia, Hungaria, Portugal, Austria
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia

Top skorer sementara: Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), 3 gol
Tim terbanyak mencetak gol di babak penyisihan grup: Wales dan Hungaria, 6 gol
Tim yang sama sekali tidak mencetak gol di babak penyisihan grup: Ukraina
Tim terbanyak kebobolan selama babak penyisihan grup: Russia, 6 gol
Tim yang belum pernah kebobolan sama sekali selama babak penyisihan grup: Jerman dan Polandia


Turki Masih Punya Peluang untuk Lolos 16 Besar

Kamis, 23 Juni, 2016

Dengan hasil seri yang diraih Portugal saat berhadapan dengan Hungaria di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup F, kandas sudah peluang Albania untuk lolos ke babak 16 besar. Portugal, yang lolos sebagai posisi tiga Grup F, sama-sama mengantungi nilai 3 poin seperti Albania dan Turki, namun Portugal unggul dari segi selisih dan jumlah gol.

Albania sudah dipastikan tersingkir. Namun Turki masih punya harapan.

Klasemen sementara


(fokus ke posisi tiga, juara dan runners-up otomatis lolos, posisi 4 pasti tersingkir, jadi tidak perlu ditulis)
Peluang:
1. Italia 9, Belgia 6, Swedia 1, Irlandia 1: Turki lolos, Swedia tersingkir
2. Italia 7, Belgia 6, Irlandia 2, Swedia 1: Turki lolos, Irlandia tersingkir
3. Italia 6, Belgia 6, Irlandia 4, Swedia 1: Irlandia lolos, Turki tersingkir
4. Italia 9, Belgia 4, Swedia 2, Irlandia 1: Turki lolos, Swedia tersingkir
5. Italia 7, Belgia 4, Swedia 2, Irlandia 2: Turki lolos, Swedia tersingkir
6. Italia 6, Belgia 4, Irlandia 4, Swedia 2: Irlandia lolos, Turki tersingkir
7. Italia 9, Swedia 4, Belgia 3, Irlandia 1: Belgia dan Turki adu selisih/jumlah gol
8. Italia 7, Swedia 4, Belgia 3, Irlandia 2: Belgia dan Turki adu selisih/jumlah gol
9. Italia 6, Irlandia 4, Swedia 4, Belgia 3: Swedia lolos, Turki tersingkir

Saturday, June 18, 2016

Hasil Pertandingan Grup E: Belgia vs Irlandia

Sabtu, 18 Juni, 2016


Belgia 3 – 0 Irlandia
Romelu Lukaku 48’, 70’, Axel Witsel 61’

Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Meunier; De Bruyne, Dembele (Nainggolan, 57’), Witsel, Ferreira-Carrasco (Mertens, 64’); Lukaku (Benteke, 82’), Hazard
Irlandia: Randolph; Clark, O’Shea, Ward, Coleman; McCarthy (McClean, 62’), Whelan, Brady, Hendrick; Long (Keane, 79’), Hoolahan (McGeady, 71’)

Belgia sangat membutuhkan kemenangan setelah menerima kekalahan di pertandingan pertamanya berhadapan dengan Italia. Sementara Irlandia gagal meraih poin penuh di pertandingan sebelumnya melawan Swedia, saat gol bunuh diri yang dilakukan Ciaran Clark membuat Swedia menyamakan kedudukan.

Babak pertama berlangsung dengan membosankan. Irlandia main bertahan, sementara para pemain Belgia tampak mengalami kebuntuan pada ujung-ujung tombak serangan mereka. Meskipun sangat menguasai pertandingan, dengan penguasaan bola dua kali lipat dari lawannya, serangan Belgia belum ada yang cukup berbahaya bagi gawang Darren Randolph.

Namun, di babak ke dua, gaya permainan kedua tim sama sekali berubah. Irlandia mulai lebih aktif menyerang, namun juga lebih lengah dan memberikan kesempatan bagi Belgia untuk menerobos pertahanan mereka. Babak pertama baru berjalan beberapa menit saat Romelu Lukaku menerima umpan dari De Brunye dan sukses menyarangkan bola ke pojok kiri gawang Randolph melalui sudut yang sempit. Gol cantik itu membuat Belgia unggul 1 – 0.

Gol cantik Romelu Lukaku mengawali keunggulan Belgia di babak ke dua

Irlandia pun mulai melakukan serangan balasan, yang berujung sebuah peluang yang gagal dieksekusi Glenn Whelan. Bola ditepis Thibaut Courtois dan berujung kepada tendangan pojok. Namun tendangan pojok itupun gagal dieksekusi.

Irlandia terus berusaha membalas gol dari Belgia. Namun, di menit ke-61, mereka justru semakin ketinggalan saat umpan silang Thomas Meunier disambut sundulan Axel Witsel dan sukses membuahkan gol ke dua bagi Belgia.

Axel Witsel saat mencetak gol ke dua bagi Belgia

Tidak sampai 10 menit kemudian, Belgia semakin menambahkan keunggulannya melalui gol ke dua Romelu Lukaku. Belgia berhasil mempertahankan keunggulan tiga gol tanpa balas sampai pertandingan berakhir.
Hasil ini memberikan harapan kembali bagi Belgia untuk lolos ke babak 16 besar. Sementara, dengan perolehan masing-masing satu poin yang sudah diraih baik Irlandia maupun Swedia saat mereka saling berhadapan di pertandingan pertama, keduanya masih memiliki kans untuk lolos sebagai runner-up grup apabila Swedia mampu mengalahkan Belgia dan Irlandia mampu mengalahkan Italia di pertandingan terakhir mereka.


Daftar pencetak gol:
2 – Dimitri Payet (Prancis), Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), Romelu Lukaku (Belgia)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Perisic, Ivan Rakitic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani (Portugal), Birkir Bjarnason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel (Belgia)


Monday, June 13, 2016

Hasil Pertandingan Pertama Grup E

Irlandia 1 – 1 Swedia
Wes Hoolahan 47’ – Ciaran Clark (og) 71’
Irlandia: Randolph; Clark, O’Shea, Brady, Coleman; Long, Whelan, Hoolahan (Keane, 78’), Hendrick; McCarthy (McGeady, 85’), Walters (McClean, 64’)
Swedia: Isaksson; Granqvist, Nilsson-Lindelof, Olsson, Lustig (Johansson, 45’); Kallstrom, Lewicki (Ekdal, 86’), Forsberg, Larsson; Ibrahimovic, Berg (Guidetti, 59’)
Baik Irlandia maupun Swedia sama-sama bermain agresif saat kedua tim berhadapan di pertandingan pertama di babak penyisihan grup E.
Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Irlandia sudah sempat berhasil mengungguli Swedia di awal babak ke-2. Pertandingan babak ke-2 baru berjalan 2 menit, saat sebuah gol yang indah dicetak Wes Hoolahan di menit ke-47, membuat kedudukan 1 – 0 untuk keunggulan Irlandia.
Namun, di menit ke-71, pemain belakang Irlandia, Ciaran Clark melakukan gol bunuh diri saat berusaha menghalau tendangan Zlatan Ibrahimovic. Gol tersebut menjadi penyelamat bagi Swedia. Kedudukan 1 – 1 bertahan sampai akhir pertandingan.

Italia 2 – 0 Belgia
Emanuele Giaccherini 32’, Graziano Pelle 93’
Italia: Buffon; Chiellini, Bonucci, Barzagli; Giaccherini, Parolo, De Rossi (Motta, 78’), Darmian (De Sciglio, 58’), Candreva; Eder (Immobile, 75’), Pelle
Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Ciman (Ferreira-Carrasco, 75’); Fellaini, Nainggolan (Mertens, 62’), Witsel, Lukaku (Origi, 73’); Hazard, De Bruyne
Baik Italia maupun Belgia sama-sama bermain agresif sejak awal pertandingan. Baik gawang Buffon maupun Courtois sama-sama mendapatkan serangan bertubi-tubi. Bahkan, sebenarnya Belgia lebih aktif menyerang di awal pertandingan. Bintang Belgia berdarah Indonesia, Radja Nainggolan sempat mengancam gawang Italia dengan tendangan yang berbahaya. Namun Buffon masih membuktikan kemampuannya sebagai penjaga gawang kelas dunia. Begitu juga dengan Thibaut Courtois dan barisan pertahanan Belgia. Namun, pada menit ke-32, akhirnya Italia berhasil unggul melalui gol cantik dari Emanuele Giaccherini.

Di babak ke-2, atmosfer pertandingan semakin memanas, dan barisan pertahanan Italia cukup kewalahan menghadapi De Bruyne dkk, sehingga empat pemain Italia mendapatkan kartu kuning. Namun Italia berhasil mempertahankan keunggulannya sampai akhir pertandingan. Bahkan, di penghujung babak ke-2, anak-anak asuhan Antonio Conte memperbesar keunggulan mereka menjadi 2 – 0 melalui gol Graziano Pelle.



Daftar pencetak gol:
1 - Olivier Giroud, Dimitri Payet (Prancis), Nicolai Stanciu (Rumania), Fabian Schar (Swiss), Gareth Bale, Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda (Slowakia), Eric Dier (Inggris), Vasili Berezutski (Russia), Luca Modric (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle (Italia)

Tim-tim Peserta Piala Eropa 2016

Sabtu, 11 Juni, 2016

Piala Eropa 2016 yang ditunggu-tunggu akhirnya dimulai. Prancis sebagai tuan rumah untuk Piala Eropa tahun ini, sudah menyediakan 10 stadion di 10 kota untuk jalannya pertandingan, dan 24 kota untuk menjamu 24 tim peserta, yaitu:

Grup A:
Prancis
Swiss
Rumania
Albania

Grup B:
Wales
Inggris
Russia
Slowakia

Grup C:
Jerman
Ukraina
Polandia
Irlandia Utara

Grup D:
Spanyol
Turki
Ceko
Kroasia

Grup E:
Belgia
Italia
Republik Irlandia
Swedia

Grup F:
Portugal
Islandia
Austria
Hongaria

Berbeda dengan Piala Eropa sebelumnya, yang diikuti 16 negara yang terbagi dalam 4 grup saja, Piala Eropa tahun ini mengikutsertakan 24 negara yang terbagi ke dalam 6 grup. Kalau biasanya yang lolos ke babak gugur hanya juara dan runner-up dari masing-masing grup, maka tahun ini, empat tim terbaik dari tim-tim yang menduduki posisi tiga di masing-masing grup, juga berkesempatan untuk masuk ke babak gugur, sehingga nantinya akan menjadi babak 16 besar.

Prancis, sebagai tuan rumah, berada di grup A, dan bertanding dalam partai pembuka melawan Rumania. Dua tim lain yang berada dalam satu grup adalah Albania dan tim kuda hitam Swiss. Di grup B, Inggris sepertinya menjadi tim yang paling diunggulkan untuk lolos sebagai juara grup, di antara Wales, Russia, dan Slowakia. Tim Panzer Jerman yang saat ini masih menjadi tim favorit, berada di grup C bersama Irlandia Utara, Ukraina, dan Polandia.

Walaupun penampilan mereka di Piala Dunia 2014 cukup mengecewakan, sepertinya Spanyol masih menjadi tim andalan di grup D. Namun tim-tim lain di grup D juga merupakan tim kuda hitam yang kuat, seperti Turki, Kroasia, dan Cekoslowakia. Persaingan di grup E bisa dibilang akan cukup berat dengan tim-tim seperti Italia, Irlandia, Swedia, dan Belgia di dalamnya. Mungkin pertandingan-pertandingan di grup E akan menjadi pertandingan yang paling ditunggu-tunggu bagi penonton di seluruh dunia.

Dan terakhir, di grup F, Portugal menjadi kandidat kuat untuk lolos ke babak 16 besar. Namun kita akan menantikan kejutan yang mungkin muncul dari Islandia, Austria, dan Hongaria.

Sayangnya, di antara tim-tim besar Eropa, semifinalis Piala Dunia 2014, Belanda tidak bisa ikut berpartisipasi dalam perhelatan Piala Eropa tahun ini.


Bagaimanapun, Piala Eropa tahun ini akan menjadi hiburan yang menarik selama bulan ramadhan! Selamat menikmati!