Showing posts with label republik irlandia. Show all posts
Showing posts with label republik irlandia. Show all posts

Sunday, June 26, 2016

Pertandingan Babak 16 Besar: Prancis vs Irlandia

Minggu, 26 Juni, 2016

Prancis 2 – 1 Irlandia
Antoine Griezmann 58’, 62’ – Robbie Brady (p) 3’

Prancis: Lloris; Koscielny, Rami, Evra, Sagna; Kanté (Coman 45’, Sissoko 93’), Pogba, Matuidi, Payet; Giroud (Gignac, 73’), Griezmann
Irlandia: Randolph; Keogh, Duffy (kartu merah, 66’), Ward, Coleman; McCarthy (Hoolahan, 71’), Brady, Hendrick, McClean (O’Shea, 68’); Murphy (Walters, 65’), Long

Pertandingan baru berjalan dua menit, Irlandia sudah unggul lebih dulu melalui hadiah penalty yang sukses dieksekusi Robbie Brady. Walaupun setelah itu Prancis lebih banyak menyerang, skor 1 - 0 itu bertahan hingga akhir babak pertama.

Di babak ke dua, akhirnya Prancis menyamakan kedudukan melalui gol Antoine Griezmann di menit ke-58. Griezmann, yang menerima umpan silang dari Bacary Sagna, langsung menyambut umpan itu dengan sundulan kencang yang bersarang di gawang Darren Randolph. Kedudukan imbang 1 - 1.

Tiga menit kemudian, Prancis sudah kembali mencetak gol, lagi-lagi melalui Griezmann yang menyambut umpan Olivier Giroud. Kedudukan 2 - 1 untuk keunggulan Prancis.

Tidak sampai lima menit kemudian, terjadi pelanggaran keras yang dilakukan oleh pemain belakang Irlandia, Shane Duffy, yang membuatnya mendapatkan kartu merah. Irlandia pun harus bermain hanya dengan 10 pemain sejak menit ke-67.

Kehilangan satu pemain bertahan, Martin O’Neill menambal barisan pertahanannya dengan menggantikan James McClean dengan John O’Shea. Sepanjang sisa pertandingan Irlandia berhasil mempertahankan gawang mereka dari tambahan gol bagi Prancis. Namun sayangnya mereka pun tidak berhasil menambah gol ke gawang Prancis.

Skor akhir 2 - 1 untuk kemenangan Prancis. Irlandia akhirnya harus tersingkir. Prancis memang pantas lolos ke perempat final. Mereka akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Inggris dan Islandia.

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), Antoine Griezmann (Prancis)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia), Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria), Jakub Blaszczykowski (Polandia), Robbie Brady (Irlandia)
1 – Olivier Giroud (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi, Xherdan Shaqiri (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria), Ricardo Quaresma (Portugal)

Daftar negara pencetak gol:
7 – Wales
6 – Hungaria, Prancis
5 – Kroasia, Spanyol, Portugal
4 – Islandia, Belgia
3 – Inggris, Slowakia, Jerman, Italia, Polandia, Swiss, Irlandia
2 – Rumania, Russia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman
1 – Italia, Polandia
2 – Inggris, Spanyol, Belgia, Swiss, Prancis
3 – Albania, Wales, Slowakia, Islandia, Swedia, Irlandia Utara
4 – Rumania, Turki, Hungaria, Portugal, Austria, Kroasia
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia, Irlandia

Tengah:
Sergio Busquets (5), 27 tahun, klub: Barcelona
Andrés Iniesta (6), 32 tahun, klub: Barcelona
Koke (8), 24 tahu, klub: Atlético Madrid
Cesc Fàbregas (10), 29 tahun, klub: Chelsea
Thiago Alcántara (14), 25 tahun, klub: Bayern Muenchen
Bruno Soriano (19), 32 tahun, klub: Villarreal
David Silva (21), 30 tahun, klub: Manchester City

Depan:
Álvaro Morata (7), 23 tahun, klub: Juventus
Lucas Vázquez (9), 24 tahun, klub: Real Madrid
Pedro Rodríguez, (11), 28 tahun, klub: Chelsea
Aritz Aduriz (20), 35 tahun, klub: Athletic Bilbao

Nolito (22), 29 tahun, klub: Celta Vigo

Babak 16 Besar: Prancis vs Irlandia

Minggu, 26 Juni, 2016

PRANCIS vs IRLANDIA

Juara Grup A, sekaligus tuan rumah, Prancis, menjadi salah satu tim unggulan pada Piala Eropa 2016 ini. Tampil meyakinkan di babak penyisihan grup, Prancis mengalahkan Rumania dengan skor 2 – 1, dan mengalahkan Albania dengan dua gol tanpa balas. Meski di pertandingan akhir ditahan imbang tanpa gol oleh Swiss, Prancis tetap lolos sebagai juara grup dengan perolehan 7 poin.

Sementara, Irlandia bagaikan lolos dari lubang jarum dari babak penyisihan. Irlandia memang berada di grup yang bisa dibilang grup neraka, yaitu Grup E, bersama Italia, Belgia, dan Swedia. Irlandia sendiri bukan tim lemah. Di pertandingan pertama, mereka bermain imbang melawan Swedia. Gol bunuh diri dari pemain belakang Irlandia, Ciaran Clark lah yang membantu Ibra dkk menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1.

Di pertandingan ke dua, Irlandia berhadapan dengan Belgia. Meski sempat menyamakan kedudukan, namun akhirnya Irlandia harus kalah 1 – 2, sehingga mengancam peluang mereka untuk lolos ke 16 besar. Tapi di pertandingan terakhir, Irlandia mampu mengalahkan tim unggulan di Grup E, Italia, dengan skor tipis 1 – 0, sehingga mereka masih bisa lolos sebagai salah satu dari empat posisi tiga terbaik. Italia sendiri menurunkan pemain lapis duanya pada pertandingan itu, karena hasil pertandingan itu sama sekali tidak mempengaruhi posisi Italia sebagai juara grup.

Dari sisi usia, pemain-pemain Irlandia sudah cukup berumur, dibandingkan pemain-pemain Prancis. Rata-rata usia pemain Irlandia sudah di atas 29 tahun. Pemain muda di bawah itu bisa dihitung dengan jari. Sementara, Prancis cukup sukses dalam meregenerasi tim nasional mereka. Pemain-pemain muda justru menjadi tonggak-tonggak utama di tim mereka, walaupun masih ada beberapa pemain yang sudah cukup berumur, seperti Patrice Evra, Bacary Sagna, dan Adil Rami. Bisa jadi, perbedaan umur itu membuat Prancis lebih lincah.

Secara skill pun, Prancis dipenuhi bintang-bintang yang menjadi andalan di klub masing-masing di Liga Spanyol, Inggris, dan Italia. Bukan skill individu saja, selama babak penyisihan grup, Prancis telah menunjukkan kerja tim yang kompak. Sementara Irlandia cenderung main aman dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.

Semoga pertandingan ke empat di 16 besar ini tidak harus diakhiri perpanjangan waktu dan adu penalty.

PRANCIS:
Pelatih: Didier Deschamps

Penjaga gawang:
Hugo Lloris (1), 29 tahun, klub: Tottenham
Steve Mandanda (16), 31 tahun, klub: Marseille
Benoît Costil (23), 28 tahun, klub: Rennes

Belakang:
Christophe Jallet (2), 32 tahun, klub: Lyon
Patrice Evra (3), 35 tahun, klub: Juventus
Adil Rami (4), 30 tahun, klub: Sevilla
Eliaquim Mangala (13), 25 tahun, klub: Manchester City
Lucas Digne (17), 22 tahun, klub: Roma
Bacary Sagna (19), 33 tahun, klub: Manchester City
Laurent Koscielny (21), 30 tahun, klub: Arsenal
Samuel Umtiti (22), 22 tahun, klub: Lyon

Tengah:
N'Golo Kanté (5), 25 tahun, klub: Leicester
Yohan Cabaye (6), 30 tahun, klub: Crystal Palace
Dimitri Payet (8), 29 tahun, klub: West Ham
Morgan Schneiderlin (12), 26 tahun, klub: Manchester United
Blaise Matuidi (14), 29 tahun, klub: PSG
Paul Pogba (15), 23 tahun, klub: Juventus
Moussa Sissoko (18), 26 tahun, klub: Newcastle
Kingsley Coman (20), 20 tahun, klub: Bayern

Depan:
Antoine Griezmann (7), 25 tahun, klub: Atletico Madrid
Olivier Giroud (9), 29 tahun, klub: Arsenal
André-Pierre Gignac (10), 30 tahun, klub: Tigres
Anthony Martial (11), 20 tahun, klub: Manchester United

:
IRLANDIA:
Pelatih: Martin O’Neill

Penjaga gawang:
Keiren Westwood (1), 31 tahun, klub: Sheffield Wednesday
Shay Given (16), 40 tahun, klub: Stoke City
Darren Randolph (23), 29 tahun, klub: West Ham

Belakang:
Seamus Coleman (2), 27 tahun, klub: Everton
Ciaran Clark (3), 26 tahun, klub: Aston Villa
John O'Shea (4), 35 tahun, klub: Sunderland
Richard Keogh (5), 29 tahun, klub: Derby County
Shane Duffy (12), 24 tahun, klub: Blackburn Rovers
Cyrus Christie (15), 23 tahun, klub: Derby County
Stephen Ward (17), 30 tahun, klub: Burnley

Tengah:
Glenn Whelan (6), 32 tahun, klub: Stoke City
Aiden McGeady (7), 30 tahun, klub: Sheffield Wednesday
James McCarthy (8), 25 tahun, klub: Everton
James McClean (11), 27 tahun, klub: West Brom
Jeff Hendrick (13), 24 tahun, klub: Derby County
David Meyler (18), 27 tahun, klub: Hull City
Robbie Brady (19), 24 tahun, klub: Norwich City
Wes Hoolahan (20), 34 tahun, klub: Norwich City
Stephen Quinn (22), 30 tahun, klub: Reading

Depan:
Shane Long (9), 29 tahun, klub: Southampton
Robbie Keane (10), 35 tahun, klub: LA Galaxy
Jon Walters (14), 32 tahun, klub: Stoke City
Daryl Murphy (21), 33 tahun, klub: Ipswich

Monday, June 13, 2016

Hasil Pertandingan Pertama Grup E

Irlandia 1 – 1 Swedia
Wes Hoolahan 47’ – Ciaran Clark (og) 71’
Irlandia: Randolph; Clark, O’Shea, Brady, Coleman; Long, Whelan, Hoolahan (Keane, 78’), Hendrick; McCarthy (McGeady, 85’), Walters (McClean, 64’)
Swedia: Isaksson; Granqvist, Nilsson-Lindelof, Olsson, Lustig (Johansson, 45’); Kallstrom, Lewicki (Ekdal, 86’), Forsberg, Larsson; Ibrahimovic, Berg (Guidetti, 59’)
Baik Irlandia maupun Swedia sama-sama bermain agresif saat kedua tim berhadapan di pertandingan pertama di babak penyisihan grup E.
Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Irlandia sudah sempat berhasil mengungguli Swedia di awal babak ke-2. Pertandingan babak ke-2 baru berjalan 2 menit, saat sebuah gol yang indah dicetak Wes Hoolahan di menit ke-47, membuat kedudukan 1 – 0 untuk keunggulan Irlandia.
Namun, di menit ke-71, pemain belakang Irlandia, Ciaran Clark melakukan gol bunuh diri saat berusaha menghalau tendangan Zlatan Ibrahimovic. Gol tersebut menjadi penyelamat bagi Swedia. Kedudukan 1 – 1 bertahan sampai akhir pertandingan.

Italia 2 – 0 Belgia
Emanuele Giaccherini 32’, Graziano Pelle 93’
Italia: Buffon; Chiellini, Bonucci, Barzagli; Giaccherini, Parolo, De Rossi (Motta, 78’), Darmian (De Sciglio, 58’), Candreva; Eder (Immobile, 75’), Pelle
Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Ciman (Ferreira-Carrasco, 75’); Fellaini, Nainggolan (Mertens, 62’), Witsel, Lukaku (Origi, 73’); Hazard, De Bruyne
Baik Italia maupun Belgia sama-sama bermain agresif sejak awal pertandingan. Baik gawang Buffon maupun Courtois sama-sama mendapatkan serangan bertubi-tubi. Bahkan, sebenarnya Belgia lebih aktif menyerang di awal pertandingan. Bintang Belgia berdarah Indonesia, Radja Nainggolan sempat mengancam gawang Italia dengan tendangan yang berbahaya. Namun Buffon masih membuktikan kemampuannya sebagai penjaga gawang kelas dunia. Begitu juga dengan Thibaut Courtois dan barisan pertahanan Belgia. Namun, pada menit ke-32, akhirnya Italia berhasil unggul melalui gol cantik dari Emanuele Giaccherini.

Di babak ke-2, atmosfer pertandingan semakin memanas, dan barisan pertahanan Italia cukup kewalahan menghadapi De Bruyne dkk, sehingga empat pemain Italia mendapatkan kartu kuning. Namun Italia berhasil mempertahankan keunggulannya sampai akhir pertandingan. Bahkan, di penghujung babak ke-2, anak-anak asuhan Antonio Conte memperbesar keunggulan mereka menjadi 2 – 0 melalui gol Graziano Pelle.



Daftar pencetak gol:
1 - Olivier Giroud, Dimitri Payet (Prancis), Nicolai Stanciu (Rumania), Fabian Schar (Swiss), Gareth Bale, Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda (Slowakia), Eric Dier (Inggris), Vasili Berezutski (Russia), Luca Modric (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle (Italia)