Showing posts with label irlandia. Show all posts
Showing posts with label irlandia. Show all posts

Sunday, June 26, 2016

Pertandingan Babak 16 Besar: Prancis vs Irlandia

Minggu, 26 Juni, 2016

Prancis 2 – 1 Irlandia
Antoine Griezmann 58’, 62’ – Robbie Brady (p) 3’

Prancis: Lloris; Koscielny, Rami, Evra, Sagna; Kanté (Coman 45’, Sissoko 93’), Pogba, Matuidi, Payet; Giroud (Gignac, 73’), Griezmann
Irlandia: Randolph; Keogh, Duffy (kartu merah, 66’), Ward, Coleman; McCarthy (Hoolahan, 71’), Brady, Hendrick, McClean (O’Shea, 68’); Murphy (Walters, 65’), Long

Pertandingan baru berjalan dua menit, Irlandia sudah unggul lebih dulu melalui hadiah penalty yang sukses dieksekusi Robbie Brady. Walaupun setelah itu Prancis lebih banyak menyerang, skor 1 - 0 itu bertahan hingga akhir babak pertama.

Di babak ke dua, akhirnya Prancis menyamakan kedudukan melalui gol Antoine Griezmann di menit ke-58. Griezmann, yang menerima umpan silang dari Bacary Sagna, langsung menyambut umpan itu dengan sundulan kencang yang bersarang di gawang Darren Randolph. Kedudukan imbang 1 - 1.

Tiga menit kemudian, Prancis sudah kembali mencetak gol, lagi-lagi melalui Griezmann yang menyambut umpan Olivier Giroud. Kedudukan 2 - 1 untuk keunggulan Prancis.

Tidak sampai lima menit kemudian, terjadi pelanggaran keras yang dilakukan oleh pemain belakang Irlandia, Shane Duffy, yang membuatnya mendapatkan kartu merah. Irlandia pun harus bermain hanya dengan 10 pemain sejak menit ke-67.

Kehilangan satu pemain bertahan, Martin O’Neill menambal barisan pertahanannya dengan menggantikan James McClean dengan John O’Shea. Sepanjang sisa pertandingan Irlandia berhasil mempertahankan gawang mereka dari tambahan gol bagi Prancis. Namun sayangnya mereka pun tidak berhasil menambah gol ke gawang Prancis.

Skor akhir 2 - 1 untuk kemenangan Prancis. Irlandia akhirnya harus tersingkir. Prancis memang pantas lolos ke perempat final. Mereka akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Inggris dan Islandia.

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), Antoine Griezmann (Prancis)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia), Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria), Jakub Blaszczykowski (Polandia), Robbie Brady (Irlandia)
1 – Olivier Giroud (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi, Xherdan Shaqiri (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria), Ricardo Quaresma (Portugal)

Daftar negara pencetak gol:
7 – Wales
6 – Hungaria, Prancis
5 – Kroasia, Spanyol, Portugal
4 – Islandia, Belgia
3 – Inggris, Slowakia, Jerman, Italia, Polandia, Swiss, Irlandia
2 – Rumania, Russia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman
1 – Italia, Polandia
2 – Inggris, Spanyol, Belgia, Swiss, Prancis
3 – Albania, Wales, Slowakia, Islandia, Swedia, Irlandia Utara
4 – Rumania, Turki, Hungaria, Portugal, Austria, Kroasia
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia, Irlandia

Tengah:
Sergio Busquets (5), 27 tahun, klub: Barcelona
Andrés Iniesta (6), 32 tahun, klub: Barcelona
Koke (8), 24 tahu, klub: Atlético Madrid
Cesc Fàbregas (10), 29 tahun, klub: Chelsea
Thiago Alcántara (14), 25 tahun, klub: Bayern Muenchen
Bruno Soriano (19), 32 tahun, klub: Villarreal
David Silva (21), 30 tahun, klub: Manchester City

Depan:
Álvaro Morata (7), 23 tahun, klub: Juventus
Lucas Vázquez (9), 24 tahun, klub: Real Madrid
Pedro Rodríguez, (11), 28 tahun, klub: Chelsea
Aritz Aduriz (20), 35 tahun, klub: Athletic Bilbao

Nolito (22), 29 tahun, klub: Celta Vigo

Babak 16 Besar: Prancis vs Irlandia

Minggu, 26 Juni, 2016

PRANCIS vs IRLANDIA

Juara Grup A, sekaligus tuan rumah, Prancis, menjadi salah satu tim unggulan pada Piala Eropa 2016 ini. Tampil meyakinkan di babak penyisihan grup, Prancis mengalahkan Rumania dengan skor 2 – 1, dan mengalahkan Albania dengan dua gol tanpa balas. Meski di pertandingan akhir ditahan imbang tanpa gol oleh Swiss, Prancis tetap lolos sebagai juara grup dengan perolehan 7 poin.

Sementara, Irlandia bagaikan lolos dari lubang jarum dari babak penyisihan. Irlandia memang berada di grup yang bisa dibilang grup neraka, yaitu Grup E, bersama Italia, Belgia, dan Swedia. Irlandia sendiri bukan tim lemah. Di pertandingan pertama, mereka bermain imbang melawan Swedia. Gol bunuh diri dari pemain belakang Irlandia, Ciaran Clark lah yang membantu Ibra dkk menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1.

Di pertandingan ke dua, Irlandia berhadapan dengan Belgia. Meski sempat menyamakan kedudukan, namun akhirnya Irlandia harus kalah 1 – 2, sehingga mengancam peluang mereka untuk lolos ke 16 besar. Tapi di pertandingan terakhir, Irlandia mampu mengalahkan tim unggulan di Grup E, Italia, dengan skor tipis 1 – 0, sehingga mereka masih bisa lolos sebagai salah satu dari empat posisi tiga terbaik. Italia sendiri menurunkan pemain lapis duanya pada pertandingan itu, karena hasil pertandingan itu sama sekali tidak mempengaruhi posisi Italia sebagai juara grup.

Dari sisi usia, pemain-pemain Irlandia sudah cukup berumur, dibandingkan pemain-pemain Prancis. Rata-rata usia pemain Irlandia sudah di atas 29 tahun. Pemain muda di bawah itu bisa dihitung dengan jari. Sementara, Prancis cukup sukses dalam meregenerasi tim nasional mereka. Pemain-pemain muda justru menjadi tonggak-tonggak utama di tim mereka, walaupun masih ada beberapa pemain yang sudah cukup berumur, seperti Patrice Evra, Bacary Sagna, dan Adil Rami. Bisa jadi, perbedaan umur itu membuat Prancis lebih lincah.

Secara skill pun, Prancis dipenuhi bintang-bintang yang menjadi andalan di klub masing-masing di Liga Spanyol, Inggris, dan Italia. Bukan skill individu saja, selama babak penyisihan grup, Prancis telah menunjukkan kerja tim yang kompak. Sementara Irlandia cenderung main aman dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.

Semoga pertandingan ke empat di 16 besar ini tidak harus diakhiri perpanjangan waktu dan adu penalty.

PRANCIS:
Pelatih: Didier Deschamps

Penjaga gawang:
Hugo Lloris (1), 29 tahun, klub: Tottenham
Steve Mandanda (16), 31 tahun, klub: Marseille
Benoît Costil (23), 28 tahun, klub: Rennes

Belakang:
Christophe Jallet (2), 32 tahun, klub: Lyon
Patrice Evra (3), 35 tahun, klub: Juventus
Adil Rami (4), 30 tahun, klub: Sevilla
Eliaquim Mangala (13), 25 tahun, klub: Manchester City
Lucas Digne (17), 22 tahun, klub: Roma
Bacary Sagna (19), 33 tahun, klub: Manchester City
Laurent Koscielny (21), 30 tahun, klub: Arsenal
Samuel Umtiti (22), 22 tahun, klub: Lyon

Tengah:
N'Golo Kanté (5), 25 tahun, klub: Leicester
Yohan Cabaye (6), 30 tahun, klub: Crystal Palace
Dimitri Payet (8), 29 tahun, klub: West Ham
Morgan Schneiderlin (12), 26 tahun, klub: Manchester United
Blaise Matuidi (14), 29 tahun, klub: PSG
Paul Pogba (15), 23 tahun, klub: Juventus
Moussa Sissoko (18), 26 tahun, klub: Newcastle
Kingsley Coman (20), 20 tahun, klub: Bayern

Depan:
Antoine Griezmann (7), 25 tahun, klub: Atletico Madrid
Olivier Giroud (9), 29 tahun, klub: Arsenal
André-Pierre Gignac (10), 30 tahun, klub: Tigres
Anthony Martial (11), 20 tahun, klub: Manchester United

:
IRLANDIA:
Pelatih: Martin O’Neill

Penjaga gawang:
Keiren Westwood (1), 31 tahun, klub: Sheffield Wednesday
Shay Given (16), 40 tahun, klub: Stoke City
Darren Randolph (23), 29 tahun, klub: West Ham

Belakang:
Seamus Coleman (2), 27 tahun, klub: Everton
Ciaran Clark (3), 26 tahun, klub: Aston Villa
John O'Shea (4), 35 tahun, klub: Sunderland
Richard Keogh (5), 29 tahun, klub: Derby County
Shane Duffy (12), 24 tahun, klub: Blackburn Rovers
Cyrus Christie (15), 23 tahun, klub: Derby County
Stephen Ward (17), 30 tahun, klub: Burnley

Tengah:
Glenn Whelan (6), 32 tahun, klub: Stoke City
Aiden McGeady (7), 30 tahun, klub: Sheffield Wednesday
James McCarthy (8), 25 tahun, klub: Everton
James McClean (11), 27 tahun, klub: West Brom
Jeff Hendrick (13), 24 tahun, klub: Derby County
David Meyler (18), 27 tahun, klub: Hull City
Robbie Brady (19), 24 tahun, klub: Norwich City
Wes Hoolahan (20), 34 tahun, klub: Norwich City
Stephen Quinn (22), 30 tahun, klub: Reading

Depan:
Shane Long (9), 29 tahun, klub: Southampton
Robbie Keane (10), 35 tahun, klub: LA Galaxy
Jon Walters (14), 32 tahun, klub: Stoke City
Daryl Murphy (21), 33 tahun, klub: Ipswich

Wednesday, June 22, 2016

Hasil Akhir Babak Penyisihan Grup

Kamis, 23 Juni, 2016

Berakhir sudah babak penyisihan grup Piala Eropa 2016. Grup E menjadi grup terakhir yang menjalankan pertandingan penentu hasil akhir, antara Italia melawan Irlandia, dan Belgia melawan Swedia.

Italia 0 – 1 Irlandia
Robbie Brady 85'

Italia: Sirigu; Bonucci, Ogbonna, Barzagli, Florenzi; Sturaro, Motta, De Sciglio (El Shaarawy, 81'), Bernardeschi (Damian, 60'); Immobile (Insigne, 74'), Zaza
Irlandia: Randolph; Keogh, Duffy, Ward, Coleman; Brady, McCarthy (Hoolahan, 77'), McClean, Hendrick; Long (Quinn, 90'), Murphy (McGeady, 70')

Italia tidak menurunkan pemain-pemain kuncinya saat berhadapan dengan Irlandia di pertandingan terakhir Grup E. Pertandingan ini memang tidak berarti apa-apa bagi Italia. Dua kali mengantungi poin penuh sudah memastikan posisi mereka untuk lolos sebagai juara grup.

Berbeda dengan Irlandia, yang sebelum pertandingan ini, menjadi juru kunci Grup E, dengan perolehan poin yang sama dengan Swedia, namun berbeda selisih gol. Bagi Irlandia, memenangkan pertandingan melawan Italia adalah satu-satunya peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar. Bahkan hasil imbang pun akan melemparkan mereka dari Piala Eropa 2016.

Karena itulah, sepanjang pertandingan Irlandia main ngotot. Namun pemain-pemain muda lapis dua Italia juga tidak kalah ngototnya. Mereka ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka, selagi diberi kesempatan bermain oleh Antonio Conte.

Pertandingan berlangsung sengit antara kedua tim. Namun, sampai menjelang akhir pertandingan, tidak satu gol pun tercipta, baik bagi Italia, maupun Irlandia. Sampai di menit ke-85, sundulan Robbie Brady, menyambut umpan silang Wes Hoolahan, akhirnya membuahkan gol bagi Irlandia. Gol itu merupakan gol tunggal, yang akhirnya mengantarkan Irlandia lolos ke babak 16 besar, sebagai 4 terbaik posisi tiga.

Kebahagiaan sekaligus kelegaan tergambar jelas saat para pemain
Irlandia merayakan gol tunggal mereka ke gawang Italia

:

Swedia 0 – 1 Belgia
Radja Nainggolan 84'

Swedia: Isaksson; Granqvist, Johansson, Olsson, Lindelöf; Kallstrom, Ekdal, Forsberg (Zengin, 82'), Larsson (Durmaz, 63'); Ibrahimovic, Berg (Guidetti, 63')
Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Meunier; De Bruyne, Witsel, Nainggolan, Lukaku (Benteke, 87'); Hazard (Origi, 93'), Carrasco (Mertens, 71')

Pertandingan lainnya, Swedia berhadapan dengan Belgia, berlangsung dengan sangat ketat, karena baik Swedia maupun Belgia sama-sama belum aman. Keduanya masih bisa tersingkir kalau sampai kalah di pertandingan penentuan ini. Kekuatan kedua tim seimbang, bahkan penguasaan bola benar-benar merata.

Sama persis seperti pertandingan Italia melawan Irlandia, babak pertama dalam pertandingan Swedia melawan Belgia ini juga tidak menghasilkan satu gol pun. Lebih miripnya lagi, satu-satunya gol yang terjadi di pertandingan ini, terjadi nyaris bersamaan dengan gol yang dicetak Robbie Brady bagi Irlandia. Gol itu dicetak oleh pemain berdarah Indonesia, Radja Nainggolan. Di menit ke-84, Nainggolan yang menerima umpan dari Eden Hazard, sukses menyarangkan bola di gawang Isaksson. Gol itu membawa Belgia unggul 1 - 0.

Radja Nainggolan, pahlawan penyelamat Belgia

Kedudukan 1 - 0 itu bertahan sampai pertandingan berakhir. Belgia pun merayakan lolosnya mereka ke babak 16 besar sebagai runners-up grup E. Perolehan poin mereka sebenarnya sama-sama 6 dengan Italia. Namun, karena secara head-to-head Belgia kalah, maka Italia lah yang menjadi juara grup.



Dengan hasil ini, tidak saja Belgia dan Irlandia memastikan tim mereka lolos ke babak 16 besar, namun juga menyingkirkan Turki dari kompetisi. Di babak 16 besar, Italia akan berhadapan dengan Spanyol, Belgia akan berhadapan dengan Hungaria, dan Irlandia akan berhadapan dengan Prancis.

Berikut adalah bagan turnamen dari 16 besar sampai ke final:

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia) , Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik, Jakub Blaszczykowski (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan, Robbie Brady (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria)

Daftar negara pencetak gol:
6 – Wales, Hungaria
5 – Kroasia, Spanyol
4 – Prancis, Portugal, Islandia, Belgia
3 – Inggris, Slowakia, Jerman, Italia
2 – Swiss, Rumania, Russia, Polandia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko, Irlandia
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman, Polandia
1 – Prancis, Swiss, Italia
2 – Inggris, Irlandia Utara, Spanyol, Belgia
3 – Albania, Wales, Slowakia, Kroasia, Islandia, Swedia
4 – Rumania, Turki, Irlandia, Hungaria, Portugal, Austria
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia

Top skorer sementara: Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), 3 gol
Tim terbanyak mencetak gol di babak penyisihan grup: Wales dan Hungaria, 6 gol
Tim yang sama sekali tidak mencetak gol di babak penyisihan grup: Ukraina
Tim terbanyak kebobolan selama babak penyisihan grup: Russia, 6 gol
Tim yang belum pernah kebobolan sama sekali selama babak penyisihan grup: Jerman dan Polandia


Turki Masih Punya Peluang untuk Lolos 16 Besar

Kamis, 23 Juni, 2016

Dengan hasil seri yang diraih Portugal saat berhadapan dengan Hungaria di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup F, kandas sudah peluang Albania untuk lolos ke babak 16 besar. Portugal, yang lolos sebagai posisi tiga Grup F, sama-sama mengantungi nilai 3 poin seperti Albania dan Turki, namun Portugal unggul dari segi selisih dan jumlah gol.

Albania sudah dipastikan tersingkir. Namun Turki masih punya harapan.

Klasemen sementara


(fokus ke posisi tiga, juara dan runners-up otomatis lolos, posisi 4 pasti tersingkir, jadi tidak perlu ditulis)
Peluang:
1. Italia 9, Belgia 6, Swedia 1, Irlandia 1: Turki lolos, Swedia tersingkir
2. Italia 7, Belgia 6, Irlandia 2, Swedia 1: Turki lolos, Irlandia tersingkir
3. Italia 6, Belgia 6, Irlandia 4, Swedia 1: Irlandia lolos, Turki tersingkir
4. Italia 9, Belgia 4, Swedia 2, Irlandia 1: Turki lolos, Swedia tersingkir
5. Italia 7, Belgia 4, Swedia 2, Irlandia 2: Turki lolos, Swedia tersingkir
6. Italia 6, Belgia 4, Irlandia 4, Swedia 2: Irlandia lolos, Turki tersingkir
7. Italia 9, Swedia 4, Belgia 3, Irlandia 1: Belgia dan Turki adu selisih/jumlah gol
8. Italia 7, Swedia 4, Belgia 3, Irlandia 2: Belgia dan Turki adu selisih/jumlah gol
9. Italia 6, Irlandia 4, Swedia 4, Belgia 3: Swedia lolos, Turki tersingkir

Saturday, June 18, 2016

Hasil Pertandingan Grup E: Belgia vs Irlandia

Sabtu, 18 Juni, 2016


Belgia 3 – 0 Irlandia
Romelu Lukaku 48’, 70’, Axel Witsel 61’

Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Meunier; De Bruyne, Dembele (Nainggolan, 57’), Witsel, Ferreira-Carrasco (Mertens, 64’); Lukaku (Benteke, 82’), Hazard
Irlandia: Randolph; Clark, O’Shea, Ward, Coleman; McCarthy (McClean, 62’), Whelan, Brady, Hendrick; Long (Keane, 79’), Hoolahan (McGeady, 71’)

Belgia sangat membutuhkan kemenangan setelah menerima kekalahan di pertandingan pertamanya berhadapan dengan Italia. Sementara Irlandia gagal meraih poin penuh di pertandingan sebelumnya melawan Swedia, saat gol bunuh diri yang dilakukan Ciaran Clark membuat Swedia menyamakan kedudukan.

Babak pertama berlangsung dengan membosankan. Irlandia main bertahan, sementara para pemain Belgia tampak mengalami kebuntuan pada ujung-ujung tombak serangan mereka. Meskipun sangat menguasai pertandingan, dengan penguasaan bola dua kali lipat dari lawannya, serangan Belgia belum ada yang cukup berbahaya bagi gawang Darren Randolph.

Namun, di babak ke dua, gaya permainan kedua tim sama sekali berubah. Irlandia mulai lebih aktif menyerang, namun juga lebih lengah dan memberikan kesempatan bagi Belgia untuk menerobos pertahanan mereka. Babak pertama baru berjalan beberapa menit saat Romelu Lukaku menerima umpan dari De Brunye dan sukses menyarangkan bola ke pojok kiri gawang Randolph melalui sudut yang sempit. Gol cantik itu membuat Belgia unggul 1 – 0.

Gol cantik Romelu Lukaku mengawali keunggulan Belgia di babak ke dua

Irlandia pun mulai melakukan serangan balasan, yang berujung sebuah peluang yang gagal dieksekusi Glenn Whelan. Bola ditepis Thibaut Courtois dan berujung kepada tendangan pojok. Namun tendangan pojok itupun gagal dieksekusi.

Irlandia terus berusaha membalas gol dari Belgia. Namun, di menit ke-61, mereka justru semakin ketinggalan saat umpan silang Thomas Meunier disambut sundulan Axel Witsel dan sukses membuahkan gol ke dua bagi Belgia.

Axel Witsel saat mencetak gol ke dua bagi Belgia

Tidak sampai 10 menit kemudian, Belgia semakin menambahkan keunggulannya melalui gol ke dua Romelu Lukaku. Belgia berhasil mempertahankan keunggulan tiga gol tanpa balas sampai pertandingan berakhir.
Hasil ini memberikan harapan kembali bagi Belgia untuk lolos ke babak 16 besar. Sementara, dengan perolehan masing-masing satu poin yang sudah diraih baik Irlandia maupun Swedia saat mereka saling berhadapan di pertandingan pertama, keduanya masih memiliki kans untuk lolos sebagai runner-up grup apabila Swedia mampu mengalahkan Belgia dan Irlandia mampu mengalahkan Italia di pertandingan terakhir mereka.


Daftar pencetak gol:
2 – Dimitri Payet (Prancis), Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), Romelu Lukaku (Belgia)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Perisic, Ivan Rakitic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani (Portugal), Birkir Bjarnason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel (Belgia)


Monday, June 13, 2016

Tim-tim Peserta Piala Eropa 2016

Sabtu, 11 Juni, 2016

Piala Eropa 2016 yang ditunggu-tunggu akhirnya dimulai. Prancis sebagai tuan rumah untuk Piala Eropa tahun ini, sudah menyediakan 10 stadion di 10 kota untuk jalannya pertandingan, dan 24 kota untuk menjamu 24 tim peserta, yaitu:

Grup A:
Prancis
Swiss
Rumania
Albania

Grup B:
Wales
Inggris
Russia
Slowakia

Grup C:
Jerman
Ukraina
Polandia
Irlandia Utara

Grup D:
Spanyol
Turki
Ceko
Kroasia

Grup E:
Belgia
Italia
Republik Irlandia
Swedia

Grup F:
Portugal
Islandia
Austria
Hongaria

Berbeda dengan Piala Eropa sebelumnya, yang diikuti 16 negara yang terbagi dalam 4 grup saja, Piala Eropa tahun ini mengikutsertakan 24 negara yang terbagi ke dalam 6 grup. Kalau biasanya yang lolos ke babak gugur hanya juara dan runner-up dari masing-masing grup, maka tahun ini, empat tim terbaik dari tim-tim yang menduduki posisi tiga di masing-masing grup, juga berkesempatan untuk masuk ke babak gugur, sehingga nantinya akan menjadi babak 16 besar.

Prancis, sebagai tuan rumah, berada di grup A, dan bertanding dalam partai pembuka melawan Rumania. Dua tim lain yang berada dalam satu grup adalah Albania dan tim kuda hitam Swiss. Di grup B, Inggris sepertinya menjadi tim yang paling diunggulkan untuk lolos sebagai juara grup, di antara Wales, Russia, dan Slowakia. Tim Panzer Jerman yang saat ini masih menjadi tim favorit, berada di grup C bersama Irlandia Utara, Ukraina, dan Polandia.

Walaupun penampilan mereka di Piala Dunia 2014 cukup mengecewakan, sepertinya Spanyol masih menjadi tim andalan di grup D. Namun tim-tim lain di grup D juga merupakan tim kuda hitam yang kuat, seperti Turki, Kroasia, dan Cekoslowakia. Persaingan di grup E bisa dibilang akan cukup berat dengan tim-tim seperti Italia, Irlandia, Swedia, dan Belgia di dalamnya. Mungkin pertandingan-pertandingan di grup E akan menjadi pertandingan yang paling ditunggu-tunggu bagi penonton di seluruh dunia.

Dan terakhir, di grup F, Portugal menjadi kandidat kuat untuk lolos ke babak 16 besar. Namun kita akan menantikan kejutan yang mungkin muncul dari Islandia, Austria, dan Hongaria.

Sayangnya, di antara tim-tim besar Eropa, semifinalis Piala Dunia 2014, Belanda tidak bisa ikut berpartisipasi dalam perhelatan Piala Eropa tahun ini.


Bagaimanapun, Piala Eropa tahun ini akan menjadi hiburan yang menarik selama bulan ramadhan! Selamat menikmati!