Showing posts with label italia. Show all posts
Showing posts with label italia. Show all posts

Monday, June 27, 2016

Pertandingan Babak 16 Besar: Italia vs Spanyol

Senin, 27 Juni, 2016

Italia 2 – 0 Spanyol
Giorgio Chiellini 33’, Graziano Pelle 91’

Italia: Buffon; Bonucci, Chiellini, Barzagli; De Sciglio, Giaccherini, Parolo, De Rossi (Thiago Motta, 53’), Florenzi (Darmian, 84’); Éder (Insigne, 82’), Pellè

Spanyol: De Gea; Ramos, Piqué, Jordi Alba, Juanfran; Busquets, Iniesta, Fàbregas, David Silva; Morata (Vasquez, 70’), Nolito (Aduriz 45’, Pedro 81’)

Di post kali ini gue bakal nulis agak beda dari sebelumnya. Karena gue cinta mati sama Italia, dan gue seneng banget Italia ternyata bisa menang 2 - 0 dari Spanyol!!

Sebelum pertandingan ini udah nyiap-nyiapin mental aja, kalo sampe kalah. Sepanjang pertandingan juga tegang banget. Sampe sekarang aja, nulis, masih sambil gemeteran. Menegangkan banget pertandingannya!

Pertandingan dimulai di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Alias hujan. Tapi Italia tetap bisa bermain dengan rapi dan menguasai pertandingan. Di babak pertama Italia hampir selalu menguasai bola, dan akhirnya Giorgio Chiellini mencetak gol di menit ke-33.

Jangan tanya. Gue teriak-teriaknya udah kaya nonton langsung di stadion. Nggak cuma pas gol, tapi juga tiap hampir terjadi gol!

Di babak ke dua, Spanyol terlihat mulai lebih punya kesempatan untuk menguasai bola. Beberapa kali terjadi peluang yang sangat membahayakan gawang Italia. Tapi, di akhir babak ke dua, justru Italia kembali mencetak gol melalui Graziano Pelle!! Wooooohooo!!!

Oke, Italia lolos ke perempat final. Gue seneng banget. Tapi ujian belum berakhir. Di perempat final nanti Italia akan berhadapan dengan.... Jerman! Another horor! Iya, gue tau sejarah mereka. Tetep aja ngeri.

Btw, sedih juga sih Spanyol harus tersingkir..hiks, hiks... agak nggak rela... Tapi bukan nggak rela Italia menang. Nggak rela kenapa mereka harus ketemu secepet ini aja. Yang penting Italia lolos deh. Forza Italia!!

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), Antoine Griezmann (Prancis)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia), Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria), Jakub Blaszczykowski (Polandia), Robbie Brady (Irlandia), Mario Gomez (Jerman), Graziano Pelle (Italia)
1 – Olivier Giroud (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi, Xherdan Shaqiri (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Jerome Boateng, Julian Draxler (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Eder, Giorgio Chiellini (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan, Toby Alderweireld, Michy Batshuayi, Eden Hazard, Yannick Carrasco (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria), Ricardo Quaresma (Portugal)

Daftar negara pencetak gol:
8 – Belgia
7 – Wales
6 – Hungaria, Prancis, Jerman
5 – Kroasia, Spanyol, Portugal, Italia
4 – Islandia
3 – Inggris, Slowakia, Polandia, Swiss, Irlandia
2 – Rumania, Russia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman
1 – Italia, Polandia
2 – Inggris, Belgia, Swiss, Prancis
3 – Albania, Wales, Islandia, Swedia, Irlandia Utara
4 – Rumania, Turki, Portugal, Austria, Kroasia, Spanyol
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia, Irlandia, Slowakia
8 – Hungaria

Babak 16 Besar: Italia vs Spanyol

Senin, 27 Juni, 2016

ITALIA vs SPANYOL

Sangat disayangkan, dua tim unggulan, Italia dan Spanyol, harus bertemu terlalu cepat, yaitu di babak 16 besar. Seandainya saja Spanyol berhasil lolos sebagai juara Grup D, final Italia - Spanyol bisa saja terulang.

Spanyol lolos ke babak 16 besar sebagai runners-up, setelah kalah dari Kroasia dalam pertandingan penentu. Di pertandingan pertama, mereka menang tipis atas Rep. Ceko dengan skor tipis 1 - 0. Namun di pertandingan ke dua, mereka sukses menghajar Turki tiga gol tanpa balas. Sementara, Kroasia yang juga menang tipis 1 - 0 di pertandingan pertama mereka melawan Turki, justru ditahan imbang 2 - 2 oleh Rep Ceko di pertandingan ke dua. Hasil itu membuat Spanyol sempat menjadi juara grup sementara. Namun, di pertandingan terakhir, secara mengejutkan, Spanyol dikalahkan oleh Kroasia dengan skor 1 - 2, sehingga akhirnya Kroasia lah yang lolos sebagai juara grup dengan perolehan nilai 7 poin, sementara Spanyol harus puas menjadi runners-up grup dengan perolehan 6 poin.

Sama halnya dengan Spanyol, Italia juga kalah pada pertandingan terakhir. Bedanya, pertandingan itu bukan pertandingan penentu bagi mereka. Italia sudah lebih dulu mengamankan posisi mereka sebagai juara grup, sejak pertandingan ke dua. Karena itu, di pertandingan terakhir, Italia punya kesempatan untuk mengistirahatkan para pemain utamanya, sekaligus menguji para pemain lapis dua mereka. Ini menjadi keunggulan mereka dibandingkan Spanyol, dari segi stamina.

Dalam lima kali pertandingan dalam lima tahun terakhir, Italia belum pernah sekalipun mengalahkan Spanyol. Tahun ini kedua tim sempat bertemu di pertandingan persahabatan yang berakhir imbang 1 - 1. Dua tahun lalu, mereka juga bertemu di pertandingan persahabatan yang dimenangkan Spanyol 1 - 0. Tahun 2013, mereka bermain imbang tanpa gol saat bertemu di Piala Konfederasi.

Namun yang paling penting adalah Piala Eropa tahun 2012. Dalam turnamen 4 tahun yang lalu, Spanyol dan Italia berada dalam satu grup, yang uniknya, bersama dua tim yang sama-sama mengalahkan mereka di tahun ini, yaitu Irlandia dan Spanyol. Saat itu mereka bermain imbang di babak penyisihan grup, dan sama-sama lolos ke babak perempat final (sistemnya berbeda dengan tahun ini). Spanyol lolos sebagai juara grup, Italia sebagai runners-up. Setelah melalui babak-babak perempat final dan semi final, akhirnya mereka kembali bertemu di final. Apa yang terjadi di final? Spanyol membantai Italia 4 - 0!

Terakhir kalinya Italia menang melawan Spanyol adalah di sebuah pertandingan persahabatan di tahun 2011. Italia menang tipis 2 - 1. Terakhir kalinya Italia mengalahkan Spanyol di turnamen besar adalah pada perempat final Piala Dunia tahun 1994.

Rekor yang buruk bagi Italia, dan sangat bagus bagi Spanyol. Akankah Italia memperbaiki rekor pertemuan mereka dengan Spanyol? Apakah Italia masih trauma dengan kekalahan telak empat tahun lalu?

Squad kedua tim:

ITALIA:
Pelatih: Antonio Conte

Penjaga gawang:
Gianluigi Buffon (1), 38 tahun, klub: Juventus
Salvatore Sirigu (12), 29 tahun, klub: PSG
Federico Marchetti (13), 33 tahun, klub: Lazio

Belakang:
Mattia De Sciglio (2), 23 tahun, klub: AC Milan
Giorgio Chiellini (3), 31 tahun, klub: Juventus
Matteo Darmian (4), 26 tahun, klub: Manchester United
Angelo Ogbonna (5), 28 tahun, klub: West Ham
Andrea Barzagli (15), 35 tahun, klub: Juventus
Leonardo Bonucci (19), 29 tahun, klub: Juventus

Tengah:
Antonio Candreva (6), 29 tahun, klub: Lazio
Alessandro Florenzi (8), 25 tahun, klub: Roma
Thiago Motta (10), 33 tahun, klub: PSG
Stefano Sturaro (14), 23 tahun, klub: Juventus
Daniele De Rossi (16), 32 tahun, klub: Roma
Marco Parolo (18), 31 tahun, klub: Lazio
Federico Bernardeschi (21), 22 tahun, klub: Fiorentina
Emanuele Giaccherini (23), 31 tahun, klub: Bologna

Depan:
Simone Zaza (7), 25 tahun, klub: Juventus
Graziano Pellè (9), 30 tahun, klub: Southampton
Ciro Immobile (11), 26 tahun, klub: Torino
Éder (17), 29 tahun, klub: Internazionale
Lorenzo Insigne (20), 25 tahun, klub: Napoli
Stephan El Shaarawy (22), 23 tahun, klub: Roma

:
SPANYOL:
Pelatih: Vincente Del Bosque

Penjaga gawang:
Iker Casillas (1), 35 tahun, klub: Porto
David de Gea (13), 25 tahun, klub: Manchester United
Sergio Rico (23), 22 tahun, klub: Sevilla

Belakang:
César Azpilicueta (2), 26 tahun, klub: Chelsea
Gerard Piqué (3), 29 tahun, klub: Barcelona
Marc Bartra (4), 25 tahun, klub: Barcelona
Héctor Bellerín (12), 21 tahun, klub: Arsenal
Sergio Ramos (15), 30 tahun, klub: Real Madrid
Juanfran (16), 31 tahun, klub: Atlético Madrid
Mikel San José (17), 27 tahun, klub: Athletic Bilbao
Jordi Alba (18), 27 tahun, klub: Barcelona

Tengah:
Sergio Busquets (5), 27 tahun, klub: Barcelona
Andrés Iniesta (6), 32 tahun, klub: Barcelona
Koke (8), 24 tahu, klub: Atlético Madrid
Cesc Fàbregas (10), 29 tahun, klub: Chelsea
Thiago Alcántara (14), 25 tahun, klub: Bayern Muenchen
Bruno Soriano (19), 32 tahun, klub: Villarreal
David Silva (21), 30 tahun, klub: Manchester City

Depan:
Álvaro Morata (7), 23 tahun, klub: Juventus
Lucas Vázquez (9), 24 tahun, klub: Real Madrid
Pedro Rodríguez, (11), 28 tahun, klub: Chelsea
Aritz Aduriz (20), 35 tahun, klub: Athletic Bilbao

Nolito (22), 29 tahun, klub: Celta Vigo

Wednesday, June 22, 2016

Hasil Akhir Babak Penyisihan Grup

Kamis, 23 Juni, 2016

Berakhir sudah babak penyisihan grup Piala Eropa 2016. Grup E menjadi grup terakhir yang menjalankan pertandingan penentu hasil akhir, antara Italia melawan Irlandia, dan Belgia melawan Swedia.

Italia 0 – 1 Irlandia
Robbie Brady 85'

Italia: Sirigu; Bonucci, Ogbonna, Barzagli, Florenzi; Sturaro, Motta, De Sciglio (El Shaarawy, 81'), Bernardeschi (Damian, 60'); Immobile (Insigne, 74'), Zaza
Irlandia: Randolph; Keogh, Duffy, Ward, Coleman; Brady, McCarthy (Hoolahan, 77'), McClean, Hendrick; Long (Quinn, 90'), Murphy (McGeady, 70')

Italia tidak menurunkan pemain-pemain kuncinya saat berhadapan dengan Irlandia di pertandingan terakhir Grup E. Pertandingan ini memang tidak berarti apa-apa bagi Italia. Dua kali mengantungi poin penuh sudah memastikan posisi mereka untuk lolos sebagai juara grup.

Berbeda dengan Irlandia, yang sebelum pertandingan ini, menjadi juru kunci Grup E, dengan perolehan poin yang sama dengan Swedia, namun berbeda selisih gol. Bagi Irlandia, memenangkan pertandingan melawan Italia adalah satu-satunya peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar. Bahkan hasil imbang pun akan melemparkan mereka dari Piala Eropa 2016.

Karena itulah, sepanjang pertandingan Irlandia main ngotot. Namun pemain-pemain muda lapis dua Italia juga tidak kalah ngototnya. Mereka ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka, selagi diberi kesempatan bermain oleh Antonio Conte.

Pertandingan berlangsung sengit antara kedua tim. Namun, sampai menjelang akhir pertandingan, tidak satu gol pun tercipta, baik bagi Italia, maupun Irlandia. Sampai di menit ke-85, sundulan Robbie Brady, menyambut umpan silang Wes Hoolahan, akhirnya membuahkan gol bagi Irlandia. Gol itu merupakan gol tunggal, yang akhirnya mengantarkan Irlandia lolos ke babak 16 besar, sebagai 4 terbaik posisi tiga.

Kebahagiaan sekaligus kelegaan tergambar jelas saat para pemain
Irlandia merayakan gol tunggal mereka ke gawang Italia

:

Swedia 0 – 1 Belgia
Radja Nainggolan 84'

Swedia: Isaksson; Granqvist, Johansson, Olsson, Lindelöf; Kallstrom, Ekdal, Forsberg (Zengin, 82'), Larsson (Durmaz, 63'); Ibrahimovic, Berg (Guidetti, 63')
Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Meunier; De Bruyne, Witsel, Nainggolan, Lukaku (Benteke, 87'); Hazard (Origi, 93'), Carrasco (Mertens, 71')

Pertandingan lainnya, Swedia berhadapan dengan Belgia, berlangsung dengan sangat ketat, karena baik Swedia maupun Belgia sama-sama belum aman. Keduanya masih bisa tersingkir kalau sampai kalah di pertandingan penentuan ini. Kekuatan kedua tim seimbang, bahkan penguasaan bola benar-benar merata.

Sama persis seperti pertandingan Italia melawan Irlandia, babak pertama dalam pertandingan Swedia melawan Belgia ini juga tidak menghasilkan satu gol pun. Lebih miripnya lagi, satu-satunya gol yang terjadi di pertandingan ini, terjadi nyaris bersamaan dengan gol yang dicetak Robbie Brady bagi Irlandia. Gol itu dicetak oleh pemain berdarah Indonesia, Radja Nainggolan. Di menit ke-84, Nainggolan yang menerima umpan dari Eden Hazard, sukses menyarangkan bola di gawang Isaksson. Gol itu membawa Belgia unggul 1 - 0.

Radja Nainggolan, pahlawan penyelamat Belgia

Kedudukan 1 - 0 itu bertahan sampai pertandingan berakhir. Belgia pun merayakan lolosnya mereka ke babak 16 besar sebagai runners-up grup E. Perolehan poin mereka sebenarnya sama-sama 6 dengan Italia. Namun, karena secara head-to-head Belgia kalah, maka Italia lah yang menjadi juara grup.



Dengan hasil ini, tidak saja Belgia dan Irlandia memastikan tim mereka lolos ke babak 16 besar, namun juga menyingkirkan Turki dari kompetisi. Di babak 16 besar, Italia akan berhadapan dengan Spanyol, Belgia akan berhadapan dengan Hungaria, dan Irlandia akan berhadapan dengan Prancis.

Berikut adalah bagan turnamen dari 16 besar sampai ke final:

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia) , Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik, Jakub Blaszczykowski (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan, Robbie Brady (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria)

Daftar negara pencetak gol:
6 – Wales, Hungaria
5 – Kroasia, Spanyol
4 – Prancis, Portugal, Islandia, Belgia
3 – Inggris, Slowakia, Jerman, Italia
2 – Swiss, Rumania, Russia, Polandia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko, Irlandia
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman, Polandia
1 – Prancis, Swiss, Italia
2 – Inggris, Irlandia Utara, Spanyol, Belgia
3 – Albania, Wales, Slowakia, Kroasia, Islandia, Swedia
4 – Rumania, Turki, Irlandia, Hungaria, Portugal, Austria
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia

Top skorer sementara: Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), 3 gol
Tim terbanyak mencetak gol di babak penyisihan grup: Wales dan Hungaria, 6 gol
Tim yang sama sekali tidak mencetak gol di babak penyisihan grup: Ukraina
Tim terbanyak kebobolan selama babak penyisihan grup: Russia, 6 gol
Tim yang belum pernah kebobolan sama sekali selama babak penyisihan grup: Jerman dan Polandia


Turki Masih Punya Peluang untuk Lolos 16 Besar

Kamis, 23 Juni, 2016

Dengan hasil seri yang diraih Portugal saat berhadapan dengan Hungaria di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup F, kandas sudah peluang Albania untuk lolos ke babak 16 besar. Portugal, yang lolos sebagai posisi tiga Grup F, sama-sama mengantungi nilai 3 poin seperti Albania dan Turki, namun Portugal unggul dari segi selisih dan jumlah gol.

Albania sudah dipastikan tersingkir. Namun Turki masih punya harapan.

Klasemen sementara


(fokus ke posisi tiga, juara dan runners-up otomatis lolos, posisi 4 pasti tersingkir, jadi tidak perlu ditulis)
Peluang:
1. Italia 9, Belgia 6, Swedia 1, Irlandia 1: Turki lolos, Swedia tersingkir
2. Italia 7, Belgia 6, Irlandia 2, Swedia 1: Turki lolos, Irlandia tersingkir
3. Italia 6, Belgia 6, Irlandia 4, Swedia 1: Irlandia lolos, Turki tersingkir
4. Italia 9, Belgia 4, Swedia 2, Irlandia 1: Turki lolos, Swedia tersingkir
5. Italia 7, Belgia 4, Swedia 2, Irlandia 2: Turki lolos, Swedia tersingkir
6. Italia 6, Belgia 4, Irlandia 4, Swedia 2: Irlandia lolos, Turki tersingkir
7. Italia 9, Swedia 4, Belgia 3, Irlandia 1: Belgia dan Turki adu selisih/jumlah gol
8. Italia 7, Swedia 4, Belgia 3, Irlandia 2: Belgia dan Turki adu selisih/jumlah gol
9. Italia 6, Irlandia 4, Swedia 4, Belgia 3: Swedia lolos, Turki tersingkir

Friday, June 17, 2016

Hasil Pertandingan Grup E: Italia vs Swedia

Jumat, 17 Juni, 2016


Italia 1 – 0 Swedia
Eder ‘88

Italia: Buffon; Chiellini, Bonucci, Barzagli; Giaccherini, De Rossi (Motta, 74’), Parolo; Candreva, Eder, Pelle (Zaza, 59’), Florenzi (Sturaro, 85’)
Swedia: Isaksson; M. Olsson, Granqvist, E. Johansson, Lindelof; Forsberg (Durmaz, 79’), Kallstrom, Ekdal (Lewicki, 79’), S. Larsson; Ibrahimovic, Gandetti (Berg, 85’)

Laga Italia vs Swedia menjadi ajang duel dua bintang kawakan, Zlatan Ibrahimovic dan Gianluigi Buffon

Pertandingan antara Italia berhadapan dengan Swedia berlangsung sengit di babak penyisihan Grup E. Swedia membutuhkan kemenangan setelah sebelumnya hanya mampu bermain imbang melawan Irlandia. Sementara, Italia pun tidak mau lengah. Memenangkan laga melawan Swedia bisa memastikan lolosnya mereka ke babak 16 besar.

Swedia bermain agresif dan tampak menguasai permainan di babak pertama. Ibra dkk sempat beberapa kali mengancam gawang Italia, namun belum ada satu serangan pun yang membuahkan gol. Babak pertama berakhir imbang tanpa gol.

Di babak ke dua, giliran Italia yang menguasai permainan dan lebih banyak menyerang. Masuknya Zaza, Motta, dan Sturaro di pertengahan babak ke-2 membuat Italia semakin agresif. Pada menit ke-88, Eder melakukan aksi individu melalui empat pemain lawan sebelum akhirnya melesakkan gol ke gawang Andreas Isaksson. Gol itu menjadi penentu kemenangan Italia atas Swedia dengan skor 1 – 0. Kemenangan ini memastikan Italia untuk lolos ke babak 16 besar.

Eder menjadi penentu kemenangan Italia atas Swedia, sekaligus lolosnya Italia ke babak 16 besar

Daftar pencetak gol:
2 – Dimitri Payet (Prancis), Gareth Bale (Wales)

1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luca Modric (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani (Portugal), Birkir Bjarnason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara)

Monday, June 13, 2016

Hasil Pertandingan Pertama Grup E

Irlandia 1 – 1 Swedia
Wes Hoolahan 47’ – Ciaran Clark (og) 71’
Irlandia: Randolph; Clark, O’Shea, Brady, Coleman; Long, Whelan, Hoolahan (Keane, 78’), Hendrick; McCarthy (McGeady, 85’), Walters (McClean, 64’)
Swedia: Isaksson; Granqvist, Nilsson-Lindelof, Olsson, Lustig (Johansson, 45’); Kallstrom, Lewicki (Ekdal, 86’), Forsberg, Larsson; Ibrahimovic, Berg (Guidetti, 59’)
Baik Irlandia maupun Swedia sama-sama bermain agresif saat kedua tim berhadapan di pertandingan pertama di babak penyisihan grup E.
Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Irlandia sudah sempat berhasil mengungguli Swedia di awal babak ke-2. Pertandingan babak ke-2 baru berjalan 2 menit, saat sebuah gol yang indah dicetak Wes Hoolahan di menit ke-47, membuat kedudukan 1 – 0 untuk keunggulan Irlandia.
Namun, di menit ke-71, pemain belakang Irlandia, Ciaran Clark melakukan gol bunuh diri saat berusaha menghalau tendangan Zlatan Ibrahimovic. Gol tersebut menjadi penyelamat bagi Swedia. Kedudukan 1 – 1 bertahan sampai akhir pertandingan.

Italia 2 – 0 Belgia
Emanuele Giaccherini 32’, Graziano Pelle 93’
Italia: Buffon; Chiellini, Bonucci, Barzagli; Giaccherini, Parolo, De Rossi (Motta, 78’), Darmian (De Sciglio, 58’), Candreva; Eder (Immobile, 75’), Pelle
Belgia: Courtois; Vermaelen, Alderweireld, Vertonghen, Ciman (Ferreira-Carrasco, 75’); Fellaini, Nainggolan (Mertens, 62’), Witsel, Lukaku (Origi, 73’); Hazard, De Bruyne
Baik Italia maupun Belgia sama-sama bermain agresif sejak awal pertandingan. Baik gawang Buffon maupun Courtois sama-sama mendapatkan serangan bertubi-tubi. Bahkan, sebenarnya Belgia lebih aktif menyerang di awal pertandingan. Bintang Belgia berdarah Indonesia, Radja Nainggolan sempat mengancam gawang Italia dengan tendangan yang berbahaya. Namun Buffon masih membuktikan kemampuannya sebagai penjaga gawang kelas dunia. Begitu juga dengan Thibaut Courtois dan barisan pertahanan Belgia. Namun, pada menit ke-32, akhirnya Italia berhasil unggul melalui gol cantik dari Emanuele Giaccherini.

Di babak ke-2, atmosfer pertandingan semakin memanas, dan barisan pertahanan Italia cukup kewalahan menghadapi De Bruyne dkk, sehingga empat pemain Italia mendapatkan kartu kuning. Namun Italia berhasil mempertahankan keunggulannya sampai akhir pertandingan. Bahkan, di penghujung babak ke-2, anak-anak asuhan Antonio Conte memperbesar keunggulan mereka menjadi 2 – 0 melalui gol Graziano Pelle.



Daftar pencetak gol:
1 - Olivier Giroud, Dimitri Payet (Prancis), Nicolai Stanciu (Rumania), Fabian Schar (Swiss), Gareth Bale, Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda (Slowakia), Eric Dier (Inggris), Vasili Berezutski (Russia), Luca Modric (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle (Italia)

Tim-tim Peserta Piala Eropa 2016

Sabtu, 11 Juni, 2016

Piala Eropa 2016 yang ditunggu-tunggu akhirnya dimulai. Prancis sebagai tuan rumah untuk Piala Eropa tahun ini, sudah menyediakan 10 stadion di 10 kota untuk jalannya pertandingan, dan 24 kota untuk menjamu 24 tim peserta, yaitu:

Grup A:
Prancis
Swiss
Rumania
Albania

Grup B:
Wales
Inggris
Russia
Slowakia

Grup C:
Jerman
Ukraina
Polandia
Irlandia Utara

Grup D:
Spanyol
Turki
Ceko
Kroasia

Grup E:
Belgia
Italia
Republik Irlandia
Swedia

Grup F:
Portugal
Islandia
Austria
Hongaria

Berbeda dengan Piala Eropa sebelumnya, yang diikuti 16 negara yang terbagi dalam 4 grup saja, Piala Eropa tahun ini mengikutsertakan 24 negara yang terbagi ke dalam 6 grup. Kalau biasanya yang lolos ke babak gugur hanya juara dan runner-up dari masing-masing grup, maka tahun ini, empat tim terbaik dari tim-tim yang menduduki posisi tiga di masing-masing grup, juga berkesempatan untuk masuk ke babak gugur, sehingga nantinya akan menjadi babak 16 besar.

Prancis, sebagai tuan rumah, berada di grup A, dan bertanding dalam partai pembuka melawan Rumania. Dua tim lain yang berada dalam satu grup adalah Albania dan tim kuda hitam Swiss. Di grup B, Inggris sepertinya menjadi tim yang paling diunggulkan untuk lolos sebagai juara grup, di antara Wales, Russia, dan Slowakia. Tim Panzer Jerman yang saat ini masih menjadi tim favorit, berada di grup C bersama Irlandia Utara, Ukraina, dan Polandia.

Walaupun penampilan mereka di Piala Dunia 2014 cukup mengecewakan, sepertinya Spanyol masih menjadi tim andalan di grup D. Namun tim-tim lain di grup D juga merupakan tim kuda hitam yang kuat, seperti Turki, Kroasia, dan Cekoslowakia. Persaingan di grup E bisa dibilang akan cukup berat dengan tim-tim seperti Italia, Irlandia, Swedia, dan Belgia di dalamnya. Mungkin pertandingan-pertandingan di grup E akan menjadi pertandingan yang paling ditunggu-tunggu bagi penonton di seluruh dunia.

Dan terakhir, di grup F, Portugal menjadi kandidat kuat untuk lolos ke babak 16 besar. Namun kita akan menantikan kejutan yang mungkin muncul dari Islandia, Austria, dan Hongaria.

Sayangnya, di antara tim-tim besar Eropa, semifinalis Piala Dunia 2014, Belanda tidak bisa ikut berpartisipasi dalam perhelatan Piala Eropa tahun ini.


Bagaimanapun, Piala Eropa tahun ini akan menjadi hiburan yang menarik selama bulan ramadhan! Selamat menikmati!