Senin, 20 Juni, 2016
Prancis 0 – 0 Swiss
Prancis: Lloris;
Koscielny, Rami, Evra; Sagna, Cabaye, Pogba, Sissoko, Gignac; Coman (Payet, 63’),
Griezmann (Matuidi, ’79)
Swiss: Sommer;
Jourou, Schar, Rodriguez, Lichtsteiner, Dzemaili; Granit Xhaka, Behrami, Embolo
(Seferovic, 74’); Mehmedi (Lang, 86’), Shaqiri (Fernandes, 79’)
Bagi Prancis, pertandingan melawan Swiss hanya akan
menentukan apakah mereka lolos sebagai juara grup, atau runners-up. Namun
pertandingan ini bisa menjadikan Swiss juara grup, ataupun posisi tiga. Setidaknya
posisi Swiss masih lebih aman daripada Rumania, apalagi Albania.
Pertandingan di babak pertama berlangsung dengan sengit.
Beberapa kali terjadi pelanggaran, bahkan baju yang robek karena ditarik. Beberapa
kali juga terjadi peluang yang nyaris menjadi gol. Hanya nyaris. Semua peluang
itu masih bisa digagalkan oleh penjaga gawang, barisan pertahanan, maupun arah
bola yang memang melenceng. Tidak satu gol pun terjadi di babak pertama.
Di babak ke-2, Dimitri Payet, yang mencetak dua gol dalam
dua pertandingan, masuk menggantikan Kingsley Coman. Namun, Payet pun tidak
mencetak gol seperti yang diharapkan. Pertandingan berakhir imbang 0 – 0, yang
otomatis menjadikan Prancis lolos sebagai juara grup A dengan 7 poin, dan Swiss
otomatis lolos sebagai runners-up dengan 5 poin.
Albania 1 – 0 Rumania
Armando Sadiku 43’
Rumania: Tatarusanu;
Grigore, Chiriches, Matel; Sapunaru, Nicolae Stanciu, Hoban, Prepelita
(Sammartean, 45’), Alibec (Torje, 57’); Bogdan Stancu, Popa (Andone, 68’)
Albania: Berisha; Mavraj,
Ajeti, Basha (Cana, 83’); Agoli, Hysaj, Memushaj, Abrashi; Lenjani (Roshi, 77’),
Lila, Sadiku (Balaj, 59’)
Sementara Prancis menghadapi Swiss, di saat yang bersamaan,
Rumania berhadapan dengan Albania. Albania bertarung mati-matian untuk
mempertahankan peluang mereka lolos ke babak 16 besar sebagai 4 posisi tiga
terbaik. Albania, yang selama dua pertandingan sebelumnya belum pernah mencetak
satu gol pun, akhirnya mencetak gol pertama mereka selama Piala Eropa 2016,
melalui Armando Sadiku di menit ke-43.
Gol pertama Albania sepanjang Piala Eropa 2016
Dengan tidak terjadinya gol di babak
ke-2, Albania menggeser Rumania di posisi tiga dengan 3 poin, memberikan
harapan untuk lolos ke babak 16 besar, bila mereka masuk 4 besar terbaik dari 6
tim di posisi tiga.
Daftar pencetak gol:
2 – Dimitri Payet (Prancis), Gareth Bale (Wales), Alvaro
Morata (Spanyol), Romelu Lukaku (Belgia)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai
Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal
Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric
Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis
Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Perisic, Ivan Rakitic (Kroasia),
Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman),
Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini,
Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani
(Portugal), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson (Islandia), Gareth McAuley,
Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel
(Belgia), Armando Sadiku (Albania)

No comments:
Post a Comment