Minggu, 26 June 2016
Kroasia 0 – 1 Portugal
Quaresma 117’
Kroasia: Subašić;
Vida, Corluka (Kramaric, 120’), Strinić, Srna; Rakitić (Pjaca, 110’), Badelj, Modrić;
Mandžukić (Kalinić, 88’), Ivan Perišić
Portugal: Rui Patricio;
Fonte, Pepe, Guerreiro, Cédric;
William, Adrien S (Danilo, 108’), André Gomes (R. Sanches, 50’), J. Mário
(Quaresma, 87’); Cristiano Ronaldo, Nani
Portugal lolos dari lubang jarum!
Meski harus berusaha mati-matian, akhirnya Portugal berhasil
melaju ke babak perempat final, setelah menang tipis atas Kroasia di babak 16
besar.
Portugal, yang lolos sebagai salah satu dari empat tim posisi
tiga terbaik, tetap lebih diunggulkan, walaupun lawannya adalah Kroasia, yang
lolos sebagai juara Grup D dengan mengalahkan tim unggulan lainnya, Spanyol.
Kemenangan atas Spanyol itu tentu membuat anak-anak asuhan Ante
Čačić percaya diri saat menghadapi Portugal.
Kedua tim sebenarnya bermain imbang dan saling menyerang
dalam porsi yang sama. Di menit ke-25, Pepe menyambut umpan dari Guerreiro
dengan sebuah sundulan, yang masih terlalu tinggi di atas mistar gawang. Lima
menit kemudian, giliran Ivan Perišić yang gagal memanfaatkan umpan Milan Badelj.
Setengah jam pertandingan berjalan, Kroasia kembali
mendapatkan peluang melalui tendangan pojok. Namun peluang itu gagal
dimanfaatkan, setelah sundulan Mario Mandžukić meleset dari gawang. Sampai
babak pertama berakhir, kedudukan masih imbang tanpa gol.
Di babak ke dua, peluang semakin banyak terjadi, terutama
bagi Kroasia. Namun sayangnya, semua peluang itu masih gagal dimanfaatkan oleh
pemain Kroasia maupun Portugal. Masih buntu menjelang akhir babak ke dua, Ante
Čačić pun memasukkan Nikola Kalinić, pencetak gol pertama bagi Kroasia, saat
berhadapan dengan Spanyol. Sementara, Fernando Santos menambah lini depannya
dengan memasukkan Ricardo Quaresma menggantikan João Mário. Masuknya Quaresma
terbukti mempertajam serangan-serangan Portugal. Namun, di akhir babak ke dua
pun, kedudukan masih saja imbang tanpa gol.
Pertandingan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu. Ini
menjadi pertandingan ke dua di babak 16 besar, yang memasukki babak
perpanjangan waktu.
Kedua tim masih sama-sama buntu di 15 menit pertama babak
perpanjangan waktu. Para pemain dari kedua tim mulai tampak kelelahan setelah
bermain selama lebih dari 105 menit. Di babak ke dua perpanjangan waktu, baik
Portugal maupun Kroasia mengerahkan segala usaha untuk bisa memenangkan
pertandingan tanpa adu penalty. Giliran Ante Čačić yang menambah pasokan lini
depannya dengan memasukkan Marko Pjaca menggantikan Ivan Rakitić.
Setelah masuknya Pjaca, serangan Kroasia menjadi lebih tajam
dan lebih banyak melakukan serangan. Sempat terjadi beberapa peluang. Di menit
ke-113, Domagoj Vida gagal memanfaatkan peluang saat sundulannya meleset tipis
di atas gawang Portugal. Dua menit kemudian, Kroasia kembali mendapatkan
peluang melalui umpan Kalinić, namun tendangan Ivan Perišić masih berhasil
dihalau.
Memasuki menit-menit akhir babak ke dua perpanjangan waktu,
baik Portugal maupun Kroasia semakin memusatkan perhatian mereka pada lini
depan masing-masing. Kroasia membangun serangan yang begitu rapi dan berbahaya,
mengerahkan semua pemainnya ke baris depan, dan mendapatkan peluang emas untuk
mencetak gol melalui umpan yang sangat matang, namun bola bergulir begitu saja
di depan gawang Portugal, tanpa ada satupun pemain Kroasia yang siap menyambut
umpan matang itu.
Serangan itu segera dipatahkan oleh Portugal, yang langsung
melancarkan serangan balik yang begitu cepat. Terlalu asik menyerang, barisan
pertahanan Kroasia pun kosong melompong. Tiga pemain bertahan Kroasia tidak
mampu menghadapi gempuran Renato Sanches, Ronaldo, dan Quaresma. Setelah
membawa bola sendirian, Sanches mengirimkan bola pada Ronaldo, yang langsung
diumpankan di depan gawang Kroasia, dan Quaresma yang sudah berdiri persis di
depan gawang, tinggal menyelesaikan saja umpan yang sudah begitu matang.
Gol bagi Portugal! Kedudukan 1 – 0 untuk keunggulan
Portugal. Setelah kebuntuan selama hampir dua jam permainan, Portugal begitu
bahagia dan lega dengan gol yang terjadi di menit-menit terakhir itu. Sementara
Kroasia tentu kecewa, gagal memanfaatkan peluang yang begitu matang, justru
kebobolan melalui serangan balik.
Namun gol itu tidak mematahkan semangat para pemain Kroasia.
Menggunakan sisa tiga menit babak perpanjangan waktu, ditambah beberapa menit
tambahan, mereka berusaha membalas ketinggalan dari Portugal. Sayangnya, sampai
akhir pertandingan, Kroasia tidak berhasil juga membobol gawang Portugal.
Mereka pun harus tersingkir secara terhormat dari Piala Eropa 2016.
Sementara Portugal lolos ke babak perempat final, dan akan berhadapan dengan Polandia pada tanggal 30 Juni, 2016 waktu setempat, atau sama dengan tanggal 1 Juli, 2016, jam 2 dini hari Waktu Indonesia Barat.
Sementara Portugal lolos ke babak perempat final, dan akan berhadapan dengan Polandia pada tanggal 30 Juni, 2016 waktu setempat, atau sama dengan tanggal 1 Juli, 2016, jam 2 dini hari Waktu Indonesia Barat.
Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan
Perisic (Kroasia) , Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak
(Hungaria), Jakub Blaszczykowski (Polandia)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai
Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi, Xherdan Shaqiri
(Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda,
Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel
Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric,
Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran
Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito
(Spanyol), Wes Hoolahan, Robbie Brady (Irlandia), Emanuele Giaccherini,
Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera
(Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor
Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan
Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan (Belgia), Armando
Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria),
Ricardo Quaresma (Portugal)
Daftar negara
pencetak gol:
7 – Wales
6 – Hungaria
5 – Kroasia, Spanyol, Portugal
4 – Prancis, Islandia, Belgia
3 – Inggris, Slowakia, Jerman, Italia, Polandia, Swiss
2 – Rumania, Russia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko,
Irlandia
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina
Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman
1 – Prancis, Italia, Polandia
2 – Inggris, Spanyol, Belgia, Swiss
3 – Albania, Wales, Slowakia, Islandia, Swedia, Irlandia
Utara
4 – Rumania, Turki, Irlandia, Hungaria, Portugal, Austria,
Kroasia
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia
No comments:
Post a Comment