Rabu, 22 Juni, 2016
Spanyol 1 – 2 Kroasia
Alvaro Morata 7’ –
Nikola Kalinic 45’, Ivan Perisic 87’
Spanyol: De Gea; Piqué,
Ramos, Juanfran, Jordi Alba; Iniesta, Fàbregas (Alcantara, 84’), David Silva,
Busquets; Morata (Aduriz, 66’), Nolito (Soriano, 60’)
Kroasia: Subasic;
Vrsaljko, Corluka, Jedvaj, Srna; Perisic (Kramaric, 94’), Rakitic, Rog (Kovacic,
82’), Badelj; Nikola Kalinic, Pjaca (Cop, 92’)
Meski tanpa diperkuat Luka Modric, Kroasia tampil dengan gemilang saat menghadapi unggulan Piala Eropa 2016, Spanyol.
Pertandingan antara Spanyol dan Kroasia berlangsung dengan
sangat menarik. Kedua tim bermain cantik, saling menyerang dengan sama
agresifnya. Baik Spanyol maupun Kroasia beberapa kali menciptakan peluang.
Babak pertama baru berjalan 7 menit, saat kerjasama yang cantik khas tiki-taka
Spanyol menghasilkan sebuah gol dari Alvaro Morata, melalui assist dari Cesc
Fabregas. Gol itu sekaligus membuat Morata menemani Gareth Bale di posisi
puncak daftar pencetak gol sementara, dengan tiga gol.
Alvaro Morata menyusul Gareth Bale mencetak tiga gol di Piala Eropa 2016
Spanyol hampir saja menutup babak pertama dengan keunggulan
1 – 0. Namun, di menit-menit akhir babak pertama, sebuah gol cantik dicetak Nikola
Kalinic, yang menyambut umpan Ivan Perisic, dan membelokkan arah bola dengan
telapak kakinya. Gol itu membuat Kalinic menjadi pemain pertama yang membobol
gawang Spanyol sepanjang Piala Eropa 2016. Babak pertama berakhir dengan skor 1
– 1.
Di babak ke dua, Spanyol dan Kroasia seolah belom kehabisan
stamina. Tempo permainan sama sekali tidak berkurang. Bahkan permainan menjadi
semakin agresif. Di menit ke-70, Spanyol mendapatkan penalty, yang sayangnya
gagal dieksekusi Sergio Ramos. Justru di menit ke-87, setelah mematahkan serangan
Spanyol, Kroasia balik melancarkan serangan maut yang berbuah gol ke dua, yang
dicetak oleh Ivan Perisic.
Pertandingan berakhir dengan skor 2 – 1 untuk kemenangan
Kroasia. Dengan hasil ini, Kroasia lah yang lolos sebagai juara grup, dan
Spanyol lolos sebagai runners-up. Artinya, di babak 16 besar nanti, Spanyol
akan langsung berhadapan dengan juara Grup E, Italia!!
:
Turki 2 – 0 Rep Ceko
Burak Yilmaz 10’, Ozan
Tufan 65’
Turki: Babacan; Balta,
Koybasi, Gonul; Topal, Turan, Tufan, Inan, Sen (Ozyakup, 60’); Yilmaz (Tosun,
90’), Mor (Sahan, 70’)
Rep. Ceko: Cech; Hubnik,
Sivok, Kaderabek; Pudil, Darida, Plasil (Kolar, 90’), Pavelka (Skoda, 57’),
Krejci; Dockal (Sural, 71’), Necid
Sementara itu, di pertandingan lain, Turki sang juru kunci,
yang baru saja dibantai Spanyol di pertandingan sebelumnya, dan belum pernah
mencetak gol sebelumnya, secara mengejutkan mengalahkan Rep. Ceko dengan dua
gol tanpa balas!
Gol pertama Turki bahkan terjadi di awal pertandingan, yakni
di menit ke-10 melalui Burak Yilmaz. Di babak ke dua, Turki memperbesar
keunggulannya menjadi 2 – 0 melalui gol Ozan Tufan.
Turki yang sebelumnya dibantai Spanyol dengan skor telak 3 –
0, memang memiliki PR yang berat untuk mengejar ketinggalan selisih gol. Namun,
dengan hasil kemenangan 2 – 0 ini, dengan selisih gol yang sama-sama -2 seperti
Albania, Turki masih berada di atas Albania karena mencetak lebih banyak gol.
Kemenangan Turki atas Rep. Ceko ini juga sekaligus
memastikan Irlandia Utara lolos ke babak 16 besar, menemani posisi tiga
lainnya, Slowakia.
Klasemen akhir Grup D
Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan
Perisic (Kroasia)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai
Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal
Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss,
Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris),
Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola
Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik, Jakub Blaszczykowski (Polandia), Shkodran
Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito
(Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder
(Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani (Portugal), Birkir
Bjarnason, Gylfi Sigurdsson (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia
Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel (Belgia), Armando
Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki)



No comments:
Post a Comment