Minggu, 19 Juni, 2016
Portugal 0 – 0 Austria
Portugal: Patricio;
Ricardo Carvalho, Pepe, Guerreiro; Vieirinha, Moutinho, William Carvalho, A.
Gomes (Eder, 83’), Quaresma (Mario, 71’); C. Ronaldo, Nani (Rata, 89’)
Austria: Almer;
Hinteregger, Prodl, Fuchs, Klein; Ilsanker (Wimmer, 87’), Baumgartlinger;
Arnautovic, Alaba (Schopf, 65’), Harnik; Sabitzer (Hinterseer, 85’)
Portugal kembali gagal meraih poin penuh saat ditahan imbang
Austria tanpa gol.
Meski terjadi begitu banyak peluang bagi kedua tim sejak
awal pertandingan, namun tidak satupun dari peluang itu yang bisa membuahkan
gol.
Menit ke-6, sundulan Nani ke gawang Austria masih meleset
keluar gawang. Menit ke-12, Nani kembali mengancam gawang Austria setelah
menerima umpan dari Cristiano Ronaldo, namun serangan itu masih bisa ditepis
oleh Robert Almer.
Portugal cukup menguasai pertandingan di babak pertama,
namun baik Portugal maupun Austria sama-sama saling menyerang. Sayangnya,
serangan-serangan itu selalu berakhir dengan melesetnya bola dari gawang,
dipatahkannya serangan oleh barisan pertahanan lawan, ditepisnya bola oleh
penjaga gawang, atau penyerang-penyerang yang sudah terlebih dahulu terkena
off-side.
Bahkan di babak ke dua, Portugal mendapatkan hadiah penalty
setelah Cristiano Ronaldo dilanggar di kotak penalty. Namun, Ronaldo gagal
mengeksekusi penalty, tendangannya membentur tiang gawang.
Akhirnya, setelah bermain lebih dari 90 menit, kedua tim
sama-sama gagal mencetak gol, sekaligus gagal meraih poin penuh.
Cristiano Ronaldo tampak frustrasi setelah berkali-kali gagal memanfaatkan peluang
Pertandingan tanpa gol ini bukan saja bertabur peluang emas,
namun juga bertabur pelanggaran, bahkan beberapa di antaranya diganjar kartu
kuning. Dua pemain Portugal dan empat pemain Austria menerima kartu kuning atas
pelanggaran yang mereka lakukan. Pemain-pemain itu adalah Quaresma, Pepe,
Harnik, Fuchs, Hinteregger, dan Schopf.
Hasil imbang ini membuat peluang tetap terbuka bagi keempat
tim untuk lolos maupun tidak lolos ke babak 16 besar. Hungaria, yang sementara
memimpin klasemen grup F dengan perolehan 4 poin, masih bisa tersingkir, atau
lolos sebagai posisi tiga, apabila di pertandingan terakhir mereka kalah dari
Portugal, dan Islandia menang atas Austria. Baik Portugal maupun Islandia tentu
akan mati-matian berusaha meraih poin penuh di pertandingan terakhir mereka.
Austria sebagai juru kunci sementara di grup F pun masih punya peluang lolos
sebagai runner-up, bila mereka berhasil mengalahkan Islandia, dan Portugal
mengalahkan Hungaria di pertandingan terakhir.
Daftar pencetak gol:
2 – Dimitri Payet (Prancis), Gareth Bale (Wales), Alvaro
Morata (Spanyol), Romelu Lukaku (Belgia)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai
Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal
Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric
Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis
Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Perisic, Ivan Rakitic (Kroasia),
Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman),
Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini,
Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani
(Portugal), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson (Islandia), Gareth McAuley,
Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel
(Belgia)

No comments:
Post a Comment