Showing posts with label polandia. Show all posts
Showing posts with label polandia. Show all posts

Thursday, June 30, 2016

Polandia vs Portugal

Jumat, 1 Juli, 2016

Polandia 1 (3) – 1 (5) Portugal
Robert Lewandowski 2’ – Renato Sanches 33’

Polandia: Fabiański; Pazdan, Glik, Jędrzejczyk, Piszczek; Mączyński (Jodłowiec, 98’), Krychowiak, Grosicki (Kapustka, 82’), Błaszczykowski; Milik, Lewandowski
Portugal: Rui Patricio; Fonte, Pepe, Eliseu, Cédric Soares; William Carvalho (Danilo, 96’), Renato Sanches, Adrien Silva (Moutinho, 73’), João Mario (Quaresma, 80’); Cristiano Ronaldo, Nani

Lagi-lagi Polandia harus melalui drama adu penalty. Lagi-lagi Portugal harus bermain lebih dari 90 menit.
Pertandingan pertama di babak perempat final ini berlangsung dengan begitu sengit.

Peluit baru ditiup, pertandingan baru dimulai, Polandia sudah unggul lebih dulu melalui gol Robert Lewandowski di menit ke-2. Polandia membangun serangan yang begitu cepat dan langsung membuahkan gol. Unggul lebih dulu di menit-menit awal, tentu harapan Polandia melambung. Namun, di menit ke-33, Portugal berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Renato Sanches. Setelah itu tidak ada lagi gol yang terjadi sampai akhir babak pertama, akhir babak ke dua, bahkan sampai dua kali 15 menit babak perpanjangan waktu.

Pertandingan akhirnya harus dilanjutkan dengan adu penalty.
Portugal mendapat kesempatan menendang lebih dulu. Penendang pertama dari Portugal adalah Cristiano Ronaldo, yang sukses menyarangkan bola ke gawang.
Penendang pertama dari Polandia, Robert Lewandowski, juga sukses mengeksekusi gilirannya. Begitu juga dengan penendang ke dua dan ke tiga Portugal, Renato Sanches dan João Moutinho, dan penendang ke dua dan ke tiga Polandia, Milik dan Glik. Perbedaan mulai terlihat di penendang ke empat. Penendang ke empat bagi Portugal, Nani, sukses memasukkan bola, sementara Jakub Błaszczykowski, pencetak gol terbanyak bagi Polandia, justru gagal mengeksekusi tendangannya.
Maka, begitu tendangan dari penendang terakhir Portugal, Ricardo Quaresma masuk, otomatis menang lah Portugal.
Lagi-lagi Polandia harus menghadapi drama adu penalty. Namun sayangnya, kali ini mereka harus tersingkir secara terhormat.
Sementara Portugal, untuk kesekian kalinya sepanjang turnamen ini, kembali lolos dari lubang jarum.

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol), Antoine Griezmann (Prancis)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia), Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria), Jakub Blaszczykowski (Polandia), Robbie Brady (Irlandia), Mario Gomez (Jerman), Graziano Pelle (Italia)
1 – Olivier Giroud (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi, Xherdan Shaqiri (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge, Wayne Rooney (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik, Robert Lewandowski (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Jerome Boateng, Julian Draxler (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Eder, Giorgio Chiellini (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason, Kolbeinn Sigthorsson, Ragnar Sigurdsson (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan, Toby Alderweireld, Michy Batshuayi, Eden Hazard, Yannick Carrasco (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria), Ricardo Quaresma, Renato Sanches (Portugal)

Daftar negara pencetak gol:
8 – Belgia
7 – Wales
6 – Hungaria, Prancis, Jerman, Islandia, Portugal
5 – Kroasia, Spanyol, Italia
4 – Inggris, Polandia
3 – Slowakia, Swiss, Irlandia
2 – Rumania, Russia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman
1 – Italia
2 – Belgia, Swiss, Prancis, Polandia
3 – Albania, Wales, Swedia, Irlandia Utara
4 – Rumania, Turki, Austria, Kroasia, Spanyol, Islandia, Inggris
5 – Ukraina, Rep. Ceko, Portugal
6 – Russia, Irlandia, Slowakia

8 – Hungaria

Perempat Final: Polandia vs Portugal

Kamis, 30 Juni, 2016

Pertandingan antara Polandia melawan Portugal disebut-sebut sebagai pertarungan antara dua bintang, Robert Lewandowski dan Cristiano Ronaldo.



Polandia tampil meyakinkan di babak penyisihan grup. Mereka mengalahkan Ukraina dan Irlandia Utara, dan hanya bermain imbang saat menghadapi Jerman. Mereka lolos sebagai runners-up hanya karena perbedaan jumlah dan selisih gol dari Jerman.

Portugal lolos dengan terseok-seok dari babak penyisihan grup. Setelah hanya mampu bermain imbang dalam ketiga pertandingan babak penyisihan grup, mereka harus puas hanya lolos sebagai posisi tiga. Sampai babak 16 besar, mereka belum pernah menang dalam waktu normal, 90 menit. Keunggulan tipis 1 - 0 pada saat menghadapi Kroasia di babak 16 besar, didapat pada menit ke-117, hanya tiga menit sebelum akhir babak ke dua perpanjangan waktu.

Namun Polandia pun menang atas Swiss di 16 besar melalui drama adu penalty.

Pertahanan Polandia terbukti sangat rapat. Dalam empat pertandingan, gawang mereka baru kebobolan satu gol, yaitu gol Xherdan Shaqiri yang terjadi di babak 16 besar. Sejauh ini, hanya ada tiga tim yang baru kebobolan kurang dari dua gol, yaitu Jerman yang masih clean sheet, dan Italia yang sama-sama baru kemasukkan satu gol. Namun, dari segi penyerangan, Polandia juga merupakan tim yang cukup hemat dalam mencetak gol. Dalam empat pertandingan, mereka baru mencetak 3 gol.

Sementara Portugal, secara pertahanan, gawang mereka memang sudah kebobolan 4 gol. Tapi mereka sudah mencetak 5 gol dalam empat pertandingan. Tiga di antaranya terjadi dalam satu pertandingan, yaitu pertandingan akhir di babak 16 besar, melawan Hungaria. Walaupun belum pernah memenangkan pertandingan dalam 90 menit, namun penampilan tim asuhan Fernando Santos itu semakin membaik dari pertandingan ke pertandingan.

Pertandingan ini akan berlangsung cukup alot. Semoga akan menjadi permainan yang enak ditonton.


Saturday, June 25, 2016

Pertandingan Babak 16 Besar: Polandia vs Swiss

Sabtu, 25 Juni, 2016

Polandia 1 (5) – 1 (4) Swiss
Jakub Błaszczykowski 39’ – Xherdan Shaqiri 82’

Polandia: Fabiański; Pazdan, Glik, Jędrzejczyk, Piszczek; Mączyński (Jodlowiec, 101’), Krychowiak, Grosicki (Peszko, 104’), Błaszczykowski; Lewandowski, Milik
Swiss: Yann Sommer; Djourou, Schär, Rodríguez, Lichtsteiner; Dzemaili (Embolo, 58’), Xhaka, Behrami (Fernandes, 77’), Shaqiri; Seferovic, Mehmedi (Derdiyok, 70’)

Pertandingan antara dua runners-up, Polandia dan Swiss berlangsung alot. Swiss sedikit lebih menguasai permainan sepanjang pertandingan. Namun Polandia justru unggul lebih dulu di menit ke-39 melalui gol Jakub Błaszczykowski. Swiss sedang melakukan serangan bertubi-tubi ketika tiba-tiba salah satu serangan itu dipatahkan, dan Polandia melakukan serangan balik yang begitu cepat dan rapi, dengan penyelesaian yang cantik. Gol itu membawa Polandia unggul 1 – 0.

Gol Jakub Blaszczykowski membuat Polandia sempat memimpin

Di awal babak ke dua, Polandia sedikit lebih aktif menyerang dibandingkan babak pertama. Namun, ternyata di 10 menit terakhir Swiss berhasil menyamakan kedudukan melalui bicycle kick Xherdan Shaqiri di menit ke-82. Kedudukan 1 – 1 bertahan sampai akhir babak ke dua, sehingga akhirnya pertandingan harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu. Namun, selama dua kali 15 menit babak perpanjangan waktu, tidak ada gol yang tercipta, sehingga dilakukan lah adu penalty.

Gol cantik Shaqiri menyamakan kedudukan di babak ke dua

Swiss mendapat giliran menendang pertama. Stephan Lichtsteiner sukses mengeksekusi tendangan pertama bagi Swiss. Begitu juga dengan penendang pertama Polandia, Robert Lewandowski. Kedudukan 1 – 1.
Penendang ke dua Swiss Xherdan Shaqiri, dan Polandia Arkadiusz Milik, juga sama-sama sukses mengeksekusi tendangan ke dua. Kedudukan 2 – 2.
Tendangan ke tiga, Granit Xhaka gagal! Padahal reaksi Lukasz Fabianski sudah ke arah yang salah. Namun sayangnya, tendangan Xhaka meleset tipis dari gawang! Sementara penendang ke tiga Polandia, Kamil Glik, sukses memasukkan bola. Kedudukan pun 3 – 2 bagi keunggulan Polandia.
Tendangan ke empat, sama-sama sukses dieksekusi baik Ricardo Rodriguez maupun Jakub Błaszczykowski. Kedudukan 4 – 3 bagi keunggulan Polandia.
Di tendangan ke lima, Fabian Schär berhasil memasukkan bola. Namun, begitu tendangan ke lima juga sukses dieksekusi Grzegorz Krychowiak, musnah sudah harapan Swiss. Polandia lolos ke babak perempat final melalui drama adu penalty, dengan skor 5 – 4.

Granit Xhaka, satu-satunya penendang Swiss yang gagal memasukkan bola

Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan Perisic (Kroasia) , Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak (Hungaria), Jakub Blaszczykowski (Polandia)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi, Xherdan Shaqiri (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan, Robbie Brady (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel, Radja Nainggolan (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki), Alessandro Schopf (Austria)

Daftar negara pencetak gol:
6 – Wales, Hungaria
5 – Kroasia, Spanyol
4 – Prancis, Portugal, Islandia, Belgia
3 – Inggris, Slowakia, Jerman, Italia, Polandia, Swiss
2 – Rumania, Russia, Irlandia Utara, Turki, Rep. Ceko, Irlandia
1 – Albania, Swedia, Austria
0 – Ukraina

Jumlah kemasukan gol:
0 – Jerman
1 – Prancis, Italia, Polandia
2 – Inggris, Irlandia Utara, Spanyol, Belgia, Swiss
3 – Albania, Wales, Slowakia, Kroasia, Islandia, Swedia
4 – Rumania, Turki, Irlandia, Hungaria, Portugal, Austria
5 – Ukraina, Rep. Ceko
6 – Russia

Babak 16 Besar: Polandia vs Swiss

Sabtu, 25 Juni, 2016


POLANDIA vs SWISS

Baik Polandia maupun Swiss lolos ke babak 16 besar ini sebagai runners-up di grup masing-masing.

Swiss yang berada di Grup A bersama tuan rumah sekaligus salah satu tim unggulan, Prancis, mengawali babak penyisihan dengan mengalahkan Albania dengan skor tipis 1 - 0. Di pertandingan berikutnya, Swiss ditahan imbang 1 - 1 oleh Rumania. Di pertandingan terakhir, Swiss kembali bermain imbang, kali ini tanpa gol, saat berhadapan dengan tim tuan rumah Prancis. Swiss tetap lolos sebagai runners-up karena sudah mengumpulkan 5 poin, sementara Prancis 7 poin, dan dua tim lainnya, Albania dan Rumania, masing-masing hanya mengumpulkan 3 poin dan 1 poin.

Sama seperti Swiss, Polandia pun berada satu grup dengan salah satu tim unggulan, Jerman. Dan, lagi-lagi sama seperti Swiss, mereka mengawali babak penysihan dengan mengalahkan lawannya, Irlandia Utara, 1 - 0. Masih saja sama seperti Swiss, Polandia pun bermain imbang di pertandingan ke dua mereka, dengan skor 0 - 0 melawan Jerman. Bedanya, di pertandingan terakhir, Polandia berhasil meraih poin penuh dengan mengalahkan Ukraina, lagi-lagi dengan skor tipis, 1 - 0.

Bagaimanapun, keduanya merupakan tim kudahitam yang bisa cukup menyulitkan tim-tim unggulan, dan keduanya sama-sama belum pernah kalah sepanjang babak penyisihan.


POLANDIA:
Pelatih: Adam Nawałka

Penjaga gawang:
Wojciech Szczęsny (1), 26 tahun, klub: Roma
Artur Boruc (12), 36 tahun, klub: Bournemouth
Łukasz Fabiański (22), 31 tahun, klub: Swansea

Belakang:
Michał Pazdan (2), 28 tahun, klub: Legia
Artur Jędrzejczyk (3), 28 tahun, klub: Legia
Thiago Rangel (4), 30 tahun, klub: Palermo
Jakub Wawrzyniak (14), 32 tahun, klub: Lechia
Kamil Glik (15), 28 tahun, klub: Torino
Bartosz Salamon (18), 25 tahun, klub: Cagliari
Łukasz Piszczek (20), 31 tahun, klub: Dortmund

Tengah:
Krzysztof Mączyński (5), 29 tahun, klub: Wisła
Tomasz Jodłowiec (6), 30 tahun, klub: Legia
Karol Linetty (8), 21 tahun, klub: Lech
Grzegorz Krychowiak (10), 26 tahun, klub: Sevilla
Kamil Grosicki (11), 28 tahun, klub: Rennes
Jakub Błaszczykowski (16), 30 tahun, klub: Fiorentina
Sławomir Peszko (17), 31 tahun, klub: Lechia
Piotr Zieliński (19), 22 tahun, klub: Empoli
Bartosz Kapustka (21), 19 tahun, klub: Cracovia
Filip Starzyński (23), 25 tahun, klub: Zagłębie

Depan:
Arkadiusz Milik (7), 22 tahun, klub: Ajax
Robert Lewandowski (9), 27 tahun, klub: Bayern
Mariusz Stępiński (13), 21 tahun, klub: Ruch

:
SWISS:
Pelatih: Vladimir Petković

Penjaga gawang:
Yann Sommer (1), 27 tahun, klub: Mönchengladbach
Marwin Hitz (12), 28 tahun, klub: Augsburg
Roman Bürki (21), 25 tahun, klub: Dortmund

Belakang:
Stephan Lichtsteiner (2), 32 tahun, klub: Juventus
François Moubandje (3), 26 tahun, klub: Toulouse
Nico Elvedi (4), 19 tahun, klub: Mönchengladbach
Steve von Bergen (5), 33 tahun, klub: Young Boys
Michael Lang (6), 25 tahun, klub: Basel
Ricardo Rodríguez (13), 23 tahun, klub: Wolfsburg
Johan Djourou (20), 29 tahun, klub: Hamburg
Fabian Schär (22), 24 tahun, klub: Hoffenheim

Tengah:
Fabian Frei (8), 27 tahun, klub: Mainz
Granit Xhaka (10), 23 tahun, klub: Mönchengladbach
Valon Behrami (11), 31 tahun, klub: Watford
Denis Zakaria (14), 19 tahun, klub: Young Boys
Blerim Džemaili (15), 30 tahun, klub: Genoa
Gelson Fernandes (16), 29 tahun, klub: Rennes
Xherdan Shaqiri (23), 24 tahun, klub: Stoke

Depan:
Breel Embolo (7), 19 tahun, klub: Basel
Haris Seferović (9), 24 tahun, klub: Frankfurt
Shani Tarashaj (17), 21 tahun, klub: Grasshoppers
Admir Mehmedi (18), 25 tahun, klub: Leverkusen

Eren Derdiyok (19), 28 tahun, klub: Kasımpaşa

Tuesday, June 21, 2016

Hasil Pertandingan-pertandingan Penentuan di Grup C

Rabu, 22 Juni, 2016


Jerman 1 – 0 Irlandia Utara
Mario Gomez 30’

Jerman: Neuer; Hummels, Boateng (Howedes, 76’), Hector, Kimmich; Kroos, Khedira (Schweinsteiger, 69’), Gotze (Schurrle, 55’), Ozil; Muller, Gomez
Irlandia Utara: McGovern; Cathcart, McAuley, Jonny Evans, Hughes; Davis, Corry Evans (McGinn, 84’), Norwood, Dallas, Ward (Magennis, 70’); Washington (Lafferty, 59’)

Jerman menunjukkan kualitas permainannya saat berhadapan dengan Irlandia Utara di pertandingan terakhir penyisihan Grup C. Mereka terus menggebrak pertahanan Irlandia Utara sejak menit-menit awal babak pertama. Namun serangan-serangan Jerman baru membuahkan hasil di menit ke-30, saat kemelut di depan gawang berakhir dengan sebuah gol yang dicetak oleh tendangan Mario Gomez. Gol itu membuat kedudukan 1 – 0 bagi keunggulan Jerman. Walaupun Jerman tidak henti-hentinya menggempur pertahanan Irlandia Utara, namun tidak ada tambahan gol sampai akhir babak pertama.

Mario Gomez, pencetak gol tunggal bagi Jerman di pertandingan melawan Irlandia Utara

Babak ke dua berjalan dalam guyuran hujan. Walaupun Jerman terus menguasai jalannya pertandingan, namun di babak ke dua pun tidak terjadi tambahan gol, bagi Jerman, apalagi Irlandia Utara. Pertandingan berakhir dengan skor 1 – 0 untuk kemenangan Jerman.

:

Polandia 1 – 0 Ukraina
Jakub Blaszczykowski 54’

Polandia: Fabianski; Pazdan, Glik, Jedrzejczyk, Cionek; Jodlowiec, Krychowiak, Kapustka (Grosicki, 71’), Zielinski (Blaszczykowski, 45’); Lewandowski, Milik (Starzynski, 93’)
Ukraina: Pyatov; Kucher, Khacheridi, Butko, Fedetskyy; Zinchenko (Kovalenko, 73’), Rotan, Stepanenko, Konoplyanka, Yarmolenko; Zozulya (Tymoshchuk, 92’)

Sementara di pertandingan lain, baik Polandia maupun Ukraina sama-sama mengalami kesulitan mencetak angka. Selama 45 menit pertama, mereka hanya bermain imbang tanpa gol.
Di babak ke dua, Jakub Blaszczykowski masuk menggantikan Piotr Zielinski. Keputusan Adam Nawalka ini terbukti membuahkan hasil. Di menit ke-54, gol Blaszczykowski memecah kebuntuan Polandia, dan membawa Polandia unggul dengan skor 1 – 0 atas Ukraina. Sama seperti pertandingan Jerman melawan Irlandia Utara, skor 1 – 0 ini bertahan hingga pertandingan berakhir.

Gol Jakub Blaszczykowski di menit ke-54 menjadi pemecah kebuntuan Polandia


Hasil dari dua pertandingan penutup di babak penyisihan Grup C ini memastikan Jerman dan Polandia lolos ke babak 16 besar dengan perolehan masing-masing 7 poin. Jerman yang berhak menjadi juara grup karena menang selisih dan jumlah gol. Dengan demikian, Polandia akan berhadapan dengan runners-up grup A, Swiss, di pertandingan pertama di babak 16 besar.
Sementara Irlandia Utara, yang mengantungi 3 poin dari kemenangan atas Ukraina, masih bisa punya peluang lolos sebagai 4 terbaik posisi 3. Poin 3 ini juga menjadi kan mereka tim ke dua yg berada di peringkat 3 dengan perolehan 3 poin, setelah Albania. Artinya, Slowakia, yang menduduki peringkat 3 di klasemen akhir Grup B, dengan perolehan 4 poin, sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar!

Klasemen akhir Grup C


Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Alvaro Morata (Spanyol), Romelu Lukaku (Belgia)

1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Perisic, Ivan Rakitic (Kroasia), Arkadiusz Milik, Jakub Blaszczykowski (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani (Portugal), Birkir Bjarnason, Gylfi Sigurdsson (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel Witsel (Belgia), Armando Sadiku (Albania)

Thursday, June 16, 2016

Hasil Pertandingan Grup C: Jerman vs Poland

Jerman 0 – 0 Polandia

Jerman: Neuer; Boateng, Hector, Hummels, Howedes; Ozil, Kroos, Khedira, Gotze (Schurrle, 66’), Draxler (Gomes, 71’); Muller
Polandia: Fabianski; Pazdan, Glik, Jedrzejczyk, Piszczek; Maczynski, Krychowiak, Blaszczykowski (Kapustka, 80’), Grosicki (Peszko, 87’); Lewandowski, Milik

Meskipun Jerman jauh lebih menguasai bola, dan sempat terjadi beberapa peluang berbahaya, namun pertandingan antara Jerman dan Polandia di babak penyisihan grup C harus berakhir dengan skor imbang 0 – 0. Ini adalah pertama kalinya terjadi pertandingan tanpa gol sejak Piala Eropa 2016 dimulai. Hasil imbang ini membuat perolehan poin baik Jerman maupun Polandia menjadi 4 poin, dan memastikan tersingkirnya Ukraina dari Piala Eropa 2016.


Daftar pencetak gol:
2 – Dimitri Payet (Prancis), Gareth Bale (Wales)

1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss, Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris), Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luca Modric (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique (Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle (Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber (Hungaria), Nani (Portugal), Birkir Bjarnason (Islandia), Gareth McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara)

Monday, June 13, 2016

Hasil Pertandingan Pertama Grup C dan Grup D

Senin, 13 Juni, 2016

Grup D
Kroasia 1 – 0 Turki
Luca Modric 41’
Kroasia:  Subasic; Vida, Corluka, Strinic, Srna; Rakitic (Schildenfeld, 90’), Badelj, Modric; Mandzukic (Pjaca, 93’), Perisic (Kramaric, 87’), Brozovic
Turki: Babacan; Balta, Topal, Inan, Erkin; Gonul, Ozyakup (Sen, 45’), Tufan, Turan (Yilmaz, 65’); Calhanoglu, Tosun (Mor, 69’)
Pertandingan pertama di grup D adalah Kroasia berhadapan dengan Turki. Satu-satunya gol dicetak oleh Luca Modric pada menit ke-41, yang membawa Kroasia unggul 1 – 0 dan berhasil mengantungi nilai penuh di pertandingan pertama mereka.

Grup C
Polandia 1 – 0 Irlandia Utara
Arkadiusz Milik 51’
Polandia: Szczesny; Pazdan, Glik, Jedrzejczyk, Piszczek; Maczynski (Jodlowiec, 78’), Krychowiak, Kapustka (Peszko, 88’); Blaszczykowski (Grosicki, 80’), Lewandowski, Milik
Irlandia Utara: McGovern; McAuley, Evans, Cathcart, Norwood; McNair (Dallas, 45’), Baird (Ward, 76’), Ferguson (Washington, 66’), McLaughlin; Lafferty, Davis
Pertandingan lain yang berakhir dengan skor 1 – 0 terjadi di grup C saat Polandia berhadapan dengan Irlandia Utara. Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, di awal babak ke-2 Polandia mengungguli Irlandia Utara melalui gol Arkadiusz Milik di menit ke-51. Keunggulan dengan skor tipis 1 – 0 bertahan sampai akhir pertandingan.

Grup C
Jerman 2 – 0 Ukraina
Shkodran Mustafi 19’, Bastian Schweinsteiger 92’
Jerman: Neuer; Mustafi, Boateng, Hector, Howedes; Ozil, Kroos, Khedira; Gotze (Schweinsteiger, 90’), Draxler (Schurrle, 78’), Muller
Ukraina: Pyatov; Rakitskiy, Khacheridi, Shevchuk, Fedetskyy; Kovalenko (Zinchencko, 73’), Stepanenko, Sydorchuk; Zozulya (Seleznyov, 66’), Konoplyanka, Yarmolenko
Sementara itu di Grup C, juara dunia Jerman tampil meyakinkan di pertandingan perdana mereka melawan Ukraina. Tim Panzer membuktikan ketangguhan mereka dengan melibas Ukraina dengan skor 2 – 0. Gol pertama dicetak oleh Shkodran Mustafi di menit ke-19. Menjelang akhir pertandingan, Jerman memantapkan keunggulan mereka melalui gol Bastian Schweinsteiger di menit ke-92. Schweinsteiger masuk di menit ke-90 menggantikan Mario Gotze. Dengan kemenangan ini, Jerman menduduki posisi pertama di klasemen sementara Grup C.

Grup D
Spanyol 1 – 0 Republik Ceko
Pique 87’
Spanyol: De Gea; Ramos, Pique, Alba, Juanfran; Busquets, Iniesta, Fabregas (Alcantara, 70’), Morata (Aduriz, 62’); Nolito (Pedro, 82’), Silva
Rep. Ceko: Cech; Hubnik, Sivok, Limbersky, Kaderabek; Rosicky (Pavelka, 89’), Plasil, Darida, Necid (Lafata, 75’); Krejci, Gebre Selassie (Sural, 86’)
Kembali ke grup D, Spanyol yang masih diperkuat pemain-pemain veteran hampir saja gagal mengantungi nilai penuh di pertandingan perdana mereka melawan Republik Ceko. Meskipun Spanyol tampak menguasai pertandingan, dan berkali-kali mengancam gawang Petr Cech, namun selama hampir 90 menit, serangan-serangan yang dilancarkan Iniesta dkk gagal menembus barisan pertahanan Ceko dan ketangguhan Petr Cech. Namun, di menit ke-87, akhirnya gol Gerrard Pique berhasil memecah kebuntuan Spanyol dan mengantarkan Spanyol menang tipis dengan skor 1 – 0.




Daftar pencetak gol:
1 - Olivier Giroud, Dimitri Payet (Prancis), Nicolai Stanciu (Rumania), Fabian Schar (Swiss), Gareth Bale, Hal Robson-Kanu (Wales), Ondrej Duda (Slowakia), Eric Dier (Inggris), Vasili Berezutski (Russia), Luca Modric (Kroasia), Arkadiusz Milik (Polandia), Shkodran Mustafi, Bastian Schweinsteiger (Jerman), Gerrard Pique (Spanyol)

Tim-tim Peserta Piala Eropa 2016

Sabtu, 11 Juni, 2016

Piala Eropa 2016 yang ditunggu-tunggu akhirnya dimulai. Prancis sebagai tuan rumah untuk Piala Eropa tahun ini, sudah menyediakan 10 stadion di 10 kota untuk jalannya pertandingan, dan 24 kota untuk menjamu 24 tim peserta, yaitu:

Grup A:
Prancis
Swiss
Rumania
Albania

Grup B:
Wales
Inggris
Russia
Slowakia

Grup C:
Jerman
Ukraina
Polandia
Irlandia Utara

Grup D:
Spanyol
Turki
Ceko
Kroasia

Grup E:
Belgia
Italia
Republik Irlandia
Swedia

Grup F:
Portugal
Islandia
Austria
Hongaria

Berbeda dengan Piala Eropa sebelumnya, yang diikuti 16 negara yang terbagi dalam 4 grup saja, Piala Eropa tahun ini mengikutsertakan 24 negara yang terbagi ke dalam 6 grup. Kalau biasanya yang lolos ke babak gugur hanya juara dan runner-up dari masing-masing grup, maka tahun ini, empat tim terbaik dari tim-tim yang menduduki posisi tiga di masing-masing grup, juga berkesempatan untuk masuk ke babak gugur, sehingga nantinya akan menjadi babak 16 besar.

Prancis, sebagai tuan rumah, berada di grup A, dan bertanding dalam partai pembuka melawan Rumania. Dua tim lain yang berada dalam satu grup adalah Albania dan tim kuda hitam Swiss. Di grup B, Inggris sepertinya menjadi tim yang paling diunggulkan untuk lolos sebagai juara grup, di antara Wales, Russia, dan Slowakia. Tim Panzer Jerman yang saat ini masih menjadi tim favorit, berada di grup C bersama Irlandia Utara, Ukraina, dan Polandia.

Walaupun penampilan mereka di Piala Dunia 2014 cukup mengecewakan, sepertinya Spanyol masih menjadi tim andalan di grup D. Namun tim-tim lain di grup D juga merupakan tim kuda hitam yang kuat, seperti Turki, Kroasia, dan Cekoslowakia. Persaingan di grup E bisa dibilang akan cukup berat dengan tim-tim seperti Italia, Irlandia, Swedia, dan Belgia di dalamnya. Mungkin pertandingan-pertandingan di grup E akan menjadi pertandingan yang paling ditunggu-tunggu bagi penonton di seluruh dunia.

Dan terakhir, di grup F, Portugal menjadi kandidat kuat untuk lolos ke babak 16 besar. Namun kita akan menantikan kejutan yang mungkin muncul dari Islandia, Austria, dan Hongaria.

Sayangnya, di antara tim-tim besar Eropa, semifinalis Piala Dunia 2014, Belanda tidak bisa ikut berpartisipasi dalam perhelatan Piala Eropa tahun ini.


Bagaimanapun, Piala Eropa tahun ini akan menjadi hiburan yang menarik selama bulan ramadhan! Selamat menikmati!