Kamis, 23 Juni, 2016
Hungaria 3 - 3 Portugal
Zoltan Gera 19', Balazs Dzsudzsak 47', 55' - Nani 42', Cristiano Ronaldo 50', 62'
Hungaria: Kiraly; Korhut, Juhasz, Guzmics, Lang; Lovrencsics (Stieber, 83'), Pinter, Elek, Gera (Bese, 45'), Dzsudzsak; Szalai (Nemeth, 70')
Portugal: Patricio; Pepe, carvalho, Eliseu, Vieirinha; William, Ronaldo, Moutinho (Sanches, 45'), Mario, Eder, Gomes (Quaresma, 61'); Nani (Danilo, 81')
Pertemuan Hungaria dengan Portugal di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup F berlangsung dengan sangat menarik dan dipenuhi gol cantik. Kedua tim saling menyerang dan menyajikan permainan yang sungguh enak ditonton.
Portugal membutuhkan hasil imbang untuk setidaknya lolos sebagai posisi tiga. Hungaria yang sudah pasti lolos ke babak 16 besar, masih bermain ngotot karena tidak sudi tergeser dari posisi juara Grup F.
Hungaria unggul lebih dulu di menit ke-19 melalui gol Zoltan Gera. Setelah terjadi kemelut di depan gawang Portugal, bola muntahan disambut Gera dengan tendangan jarak jauh yang sukses menyarangkan bola di gawang Rui Patricio.
Babak pertama hampir saja berakhir dengan keunggulan Hungaria 1 - 0. Namun, di menit ke-42, Portugal berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Nani. Skor 1 - 1 mengakhiri babak pertama.
Di awal babak ke dua, Hungaria kembali unggul melalui gol Balazs Dzsudzsak di menit ke-47.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Di menit ke-50, Ronaldo segera membalas gol dari Dzsudzsak tersebut.
Di menit ke-55, giliran Dzsudzsak yang membalas gol Ronaldo dengan gol ke duanya, sehingga sekali lagi Hungaria mengungguli Portugal. Gol ke dua Dzsudzsak tersebut sempat membuat Ronaldo frustrasi. Ronaldo tertangkap kamera sedang memaki, tak lama setelah terjadinya gol ke tiga Hungaria itu.
Namun, saling membalas gol antara Dzsudzsak dengan Ronaldo masih dilanjutkan dengan gol ke dua Ronaldo di menit ke-62, sehingga kedudukan kembali imbang 3 - 3. Hasil ini otomatis menyingkirkan Albania dari Piala Eropa 2016. Sementara Turki masih punya sedikit harapan dari hasil Grup E nanti.
:
Islandia 2 - 1 Austria
Jon Dadi Bodvarsson 18', Arnor Traustason 94' - Alessandro Schopf 60'
Islandia: Halldórsson; Sigurdsson, Árnason, Skúlason, Saevarsson; Sigurdsson, Gunnarsson, Birkir Bjarnason, Gudmundsson (Ingason, 86'); Bodvarsson (Elmar Bjarnason, 71'), Sigthorsson (Traustason, 80')
Austria: Almer; Dragovic, Hinteregger, Prödl (Janko, 45'), Fuchs; Klein, Ilsanker (Schöpf, 45'), Baumgartlinger, Arnautovic; Sabitzer, Alaba
Di pertandingan lainnya, Islandia berhasil mengamankan posisinya sebagai runners-up Grup F, setelah sukses mengalahkan Austria dengan skor 2 - 1.
Islandia unggul lebih dulu melalui gol Jon Dadi Bodvarsson di menit ke-18. Gol itu membuat Islandia unggul 1 - 0 sampai akhir babak pertama.
Di babak ke-2, Austria berhasil menyamakan kedudukan melalui gol perdananya selama Piala Eropa 2016, yang dicetak oleh Alessandro Schopf di menit ke-60. Gol ini membuat Austria meninggalkan Ukraina sendirian dalam daftar tim yang tidak mencetak satu gol pun sepanjang Piala Eropa 2016.
Memasuki babak injury time, kedudukan masih imbang 1 - 1. Namun, pada menit terakhir, akhirnya Islandia berhasil mencetak gol melalui Arnor Traustason. Arnor Traustason, yang masuk di menit ke-80, menggantikan Kolbeinn Sigthorsson terbukti ampuh menajamkan serangan Islandia.
Pertandingan berakhir dengan skor 2 - 1 bagi keunggulan Islandia. Hasil ini mengamankan Islandia di posisi runners-up Grup F, sekaligus menyingkirkan Austria dari Piala Eropa 2016.
Ironisnya, sepanjang pertandingan, sebenarnya Austria jauh lebih menguasai permainan, dengan penguasaan bola sebesar 63%. Namun apa daya, serangan-serangan maupun barisan pertahanan Islandia masih lebih efektif.
Dengan hasil akhir ini, Portugal yang berada di posisi tiga Grup F, bergabung dengan Slowakia dan Irlandia Utara, memastikan diri lolos ke babak 16 besar, sekaligus menyingkirkan Albania dari kandidat 4 terbaik posisi tiga. Sementara bagi Turki, kini harapan mereka tinggal mengalahkan poin posisi tiga dari Grup E yang akan segera bertanding.
Hungaria 3 - 3 Portugal
Zoltan Gera 19', Balazs Dzsudzsak 47', 55' - Nani 42', Cristiano Ronaldo 50', 62'
Hungaria: Kiraly; Korhut, Juhasz, Guzmics, Lang; Lovrencsics (Stieber, 83'), Pinter, Elek, Gera (Bese, 45'), Dzsudzsak; Szalai (Nemeth, 70')
Portugal: Patricio; Pepe, carvalho, Eliseu, Vieirinha; William, Ronaldo, Moutinho (Sanches, 45'), Mario, Eder, Gomes (Quaresma, 61'); Nani (Danilo, 81')
Pertemuan Hungaria dengan Portugal di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup F berlangsung dengan sangat menarik dan dipenuhi gol cantik. Kedua tim saling menyerang dan menyajikan permainan yang sungguh enak ditonton.
Portugal membutuhkan hasil imbang untuk setidaknya lolos sebagai posisi tiga. Hungaria yang sudah pasti lolos ke babak 16 besar, masih bermain ngotot karena tidak sudi tergeser dari posisi juara Grup F.
Hungaria unggul lebih dulu di menit ke-19 melalui gol Zoltan Gera. Setelah terjadi kemelut di depan gawang Portugal, bola muntahan disambut Gera dengan tendangan jarak jauh yang sukses menyarangkan bola di gawang Rui Patricio.
Gol Gera, hasil tendangan jarak jauh di luar kotak penalty
Babak pertama hampir saja berakhir dengan keunggulan Hungaria 1 - 0. Namun, di menit ke-42, Portugal berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Nani. Skor 1 - 1 mengakhiri babak pertama.
Nani menyamakan kedudukan di akhir babak pertama
Di awal babak ke dua, Hungaria kembali unggul melalui gol Balazs Dzsudzsak di menit ke-47.
Balazs Dzsudzsak, pencetak dua gol bagi Hungaria
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Di menit ke-50, Ronaldo segera membalas gol dari Dzsudzsak tersebut.
Akhirnya Ronaldo menunjukkan kualitasnya sebagai bintang Eropa
Di menit ke-55, giliran Dzsudzsak yang membalas gol Ronaldo dengan gol ke duanya, sehingga sekali lagi Hungaria mengungguli Portugal. Gol ke dua Dzsudzsak tersebut sempat membuat Ronaldo frustrasi. Ronaldo tertangkap kamera sedang memaki, tak lama setelah terjadinya gol ke tiga Hungaria itu.
Namun, saling membalas gol antara Dzsudzsak dengan Ronaldo masih dilanjutkan dengan gol ke dua Ronaldo di menit ke-62, sehingga kedudukan kembali imbang 3 - 3. Hasil ini otomatis menyingkirkan Albania dari Piala Eropa 2016. Sementara Turki masih punya sedikit harapan dari hasil Grup E nanti.
:
Islandia 2 - 1 Austria
Jon Dadi Bodvarsson 18', Arnor Traustason 94' - Alessandro Schopf 60'
Islandia: Halldórsson; Sigurdsson, Árnason, Skúlason, Saevarsson; Sigurdsson, Gunnarsson, Birkir Bjarnason, Gudmundsson (Ingason, 86'); Bodvarsson (Elmar Bjarnason, 71'), Sigthorsson (Traustason, 80')
Austria: Almer; Dragovic, Hinteregger, Prödl (Janko, 45'), Fuchs; Klein, Ilsanker (Schöpf, 45'), Baumgartlinger, Arnautovic; Sabitzer, Alaba
Di pertandingan lainnya, Islandia berhasil mengamankan posisinya sebagai runners-up Grup F, setelah sukses mengalahkan Austria dengan skor 2 - 1.
Islandia unggul lebih dulu melalui gol Jon Dadi Bodvarsson di menit ke-18. Gol itu membuat Islandia unggul 1 - 0 sampai akhir babak pertama.
Jon Dadi Bodvarsson, pencetak gol bagi Islandia di babak pertama
Di babak ke-2, Austria berhasil menyamakan kedudukan melalui gol perdananya selama Piala Eropa 2016, yang dicetak oleh Alessandro Schopf di menit ke-60. Gol ini membuat Austria meninggalkan Ukraina sendirian dalam daftar tim yang tidak mencetak satu gol pun sepanjang Piala Eropa 2016.
Alessandro Schopf, satu-satunya pencetak gol bagi Austria di Piala Eropa 2016
Memasuki babak injury time, kedudukan masih imbang 1 - 1. Namun, pada menit terakhir, akhirnya Islandia berhasil mencetak gol melalui Arnor Traustason. Arnor Traustason, yang masuk di menit ke-80, menggantikan Kolbeinn Sigthorsson terbukti ampuh menajamkan serangan Islandia.
Gol Arnor Traustason mengamankan posisi Islandia sebagai runners-up Grup F
Pertandingan berakhir dengan skor 2 - 1 bagi keunggulan Islandia. Hasil ini mengamankan Islandia di posisi runners-up Grup F, sekaligus menyingkirkan Austria dari Piala Eropa 2016.
Ironisnya, sepanjang pertandingan, sebenarnya Austria jauh lebih menguasai permainan, dengan penguasaan bola sebesar 63%. Namun apa daya, serangan-serangan maupun barisan pertahanan Islandia masih lebih efektif.
Klasemen akhir Grup F
Daftar pencetak gol:
3 – Gareth Bale (Wales), Alvaro Morata (Spanyol)
2 – Dimitri Payet (Prancis), Romelu Lukaku (Belgia), Ivan
Perisic (Kroasia) , Nani, Cristiano Ronaldo (Portugal), Balazs Dzsudzsak
(Hungaria)
1 – Olivier Giroud, Antoine Griezmann (Prancis), Nicolai
Stanciu, Bogdan Stancu (Rumania), Fabian Schar, Admir Mehmedi (Swiss), Hal
Robson-Kanu, Aaron Ramsey, Neil Taylor (Wales), Ondrej Duda, Vladimir Weiss,
Marek Hamsik (Slowakia), Eric Dier, James Vardy, Daniel Sturridge (Inggris),
Vasili Berezutski, Denis Glushakov (Russia), Luka Modric, Ivan Rakitic, Nikola
Kalinic (Kroasia), Arkadiusz Milik, Jakub Blaszczykowski (Polandia), Shkodran
Mustafi, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez (Jerman), Gerrard Pique, Nolito
(Spanyol), Wes Hoolahan (Irlandia), Emanuele Giaccherini, Graziano Pelle, Eder
(Italia), Adam Szalai, Zoltan Stieber, Zoltan Gera (Hungaria), Birkir Bjarnason,
Gylfi Sigurdsson, Jon Dadi Bodvarsson, Arnor Traustason (Islandia), Gareth
McAuley, Niall McGinn (Irlandia Utara), Milan Skoda, Tomas Necid (Rep. Ceko), Axel
Witsel (Belgia), Armando Sadiku (Albania), Burak Yilmaz, Ozan Tufan (Turki),
Alessandro Schopf (Austria)







judi sabung ayam Terpercaya Indonesia
ReplyDeleteTaruhan S128 - SV388 - CFT2288 (KUNGFU)
Yuk Gabung Bersama Kami Raih Kemenangan Anda Sekarang Juga 100% Tanpa Bot
Untuk Info, Bisa Hubungi Customer Service Kami ( SIAP MELAYANI 24 JAM ) :
WA: +628122222995